Banner-Top
Banner-Top

239 Ekor Babi di Matim Mati, Kadis: Segera Laporkan ke Petugas

Kepala Dinas Perternakan Manggarai Timur Maximus J. Nohos. Foto: Poskupang tribunnews
Kepala Dinas Perternakan Manggarai Timur Maximus J. Nohos. Foto: Poskupang tribunnews

Borong, Posflores.comSebanyak 239 ekor babi di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mati. Jumlah tersebut terhitung sejak bulan Maret hingga 11 Agustus 2020. Kepala Dinas Perternakan Manggarai Timur, Maximus J. Nohos meminta, segera melaporkan kepada petugas apabila ternak babi terindikasi terpapar virus streptococcus.

“Pemilik babi yang punya tanda-tanda terpapar wabah istreptococcus segera melaporkan ke petugas Medik Pramedik Veteriner  petugas tingkat kecamatan) agar secepatnya diberi vitamin dan disinfeksi kandang,” pintanya saat diwawancarai Posflores.com, Jumat (14/8/2020) melalui pesan WhatsApp.

Kadis Maximus menjelaskan, sejauh ini pemyemprotan disinfeksi kandang tengah dilakukan di wilayah Kecamatan Borong dan belum terjangkau ke wilayah kecamatan lain.

“Penyemprotan disinfeksi kandang masih di Kecamatan Borong, yakni  Kelurahan Kota Ndora, Rana Loba dan Satar Peot,” jelasnya.

Ia juga meminta, babi yang sudah terpapar virus streptococcus tidak dikonsumsi dan bangkainya dikubur.

Untuk diketahui, 239 ekor babi yang itu tersebar di beberapa kecamatan, yakni, Kecamatan Borong 85 ekor, Kota Komba 64 ekor, Rana Mese 59 ekor, Poco Ranaka 5 ekor, Poco Ranaka Timur 3 ekor, Lamba Leda 6 ekor, Sambi Rampas 4 ekor, Elar 6 ekor dan Elar Selatan 7 ekor.

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top