Banner-Top
Banner-Top

Aktifitas Galian C di Kecamatan Rana Mese, Matim, Diprotes Warga

Galian C di Matim. Foto/Ando.
Galian C di Matim. Foto/Ando.

BORONG, POSFLORES.COMTambang pasir (galian c) di Kampung Liang Leso, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur tidak berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa.

Hal tersebut disampaikan oleh AS (46), warga desa setempat. Berdasarkan pengakuannya, eksploitasi penambangan milik salah satu Anggota DPRD Matim tersebut cukup lama beroperasi.

“Tambang pasir sudah cukup lama beroperasi, namun tidak  ada kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa,” jelasAS kepada posflores.com, Rabu, 10 Juni 2020.

Menurut AS, aktifitas tambang tersebut telah merusak salah satu ruas jalan desa yang dibangun dari sumber dana desa yang dibangun tahun 2009-2010.

“Salah satu ruas jalan yang menghubungkan Kampung Liang Leso dan Kampung Satar, rusak total. Jalan tersebut dibangun dari sumber dana desa tahun 2009-2010,” katanya.

Sementara itu, YO (anggota DPRD Matim), kepada wartawan membenarkan hal tersebut. Dirinya menuturkan jika pihak Pemerintah Desa Watu Mori belum memiliki regulasi desa untuk mengatur Pendapatan Desa (perdes).

“Pihak Desa Watu Mori belum membuat peraturan desa menyangkut PADes. Tetapi waktu presentase terkait hal ini kali lalau di Kabupaten, Plt desa setempat juga dilibatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Watu Mori, Wilfridus Bangkur mengungkapkan, jika ijinan operasional eksplor dan ijinan produksi galian C milik YO baru keluar beberapa waktu lalu.

“Ijinannya baru keluar. Saat ini BPD sementara merancang Perdesnya,” jelas Bangkur. [Marselino Ando]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top