Banner-Top
Banner-Top

Aliansi Mahasiswa Manggarai Raya di SBY, Tagih Janji dari Tiga Bupati

Mahasiswa Manggarai Raya. Foto/Harind.
Mahasiswa Manggarai Raya. Foto/Harind.

SURABAYA, POSFLORES.COM--Aliansi Mahasiswa Manggarai Raya-Surabaya meminta Pemda Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat agar segera merespon data-data yang sudah dikirim sejak 1 Mei 2020 oleh masing-masing koordinator mahasiswa dari ketiga kabupaten itu. Hal ini disampaikan Yonasius Nggau, selaku koordinator umum kepada posflores.com, Senin, 11 Mei 2020.

Yonasius mengaku data-data yang sudah dikirim oleh masing-masing koordinator dari ketiga kabupaten itu berdasarkan permintaan dari pemda masing-masing.

Menurut Yonasius, sejak diterapkannya PSBB di Surabaya, banyak mahasiswa Manggarai Raya yang memiliki pekerjaan sampingan tidak dapat bekerja lagi. Hal ini, kata Yonasius, menjadi kendala yang membebani Mahasiswa Manggarai yang bertahan di Surabaya.

Selain Yonasius, Koordinator Mahasiswa Manggarai Barat, Irenius Satu, mengaku mendapat tanggapan baik ketika menghubungi Pemda Manggarai Barat dalam hal ini Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH Dula.

"Ketika dihubungi, Bupati Dula meminta untuk mengirimkan data dan kami pun langsung mengirimnya. Tetapi hingga kini data yang kami kirim belum ada kejelasan," ungkap Irenius.

Hal serupa juga dialami oleh mahasiswa asal Manggarai Timur yang hingga kini belum mendapatkan respon balik dari Bupati Agas terkait data yang sudah dikirim oleh Yosta, selaku Koordinator Mahasiswa Manggarai Timur di Surabaya.

Sementara itu, Fiden, selaku Koordinator Mahasiswa Manggarai mengaku, telah menghubungi Bupati Deno, namun hingga kini belum ada respon balik. Menurut Fiden, dirinya telah berusaha mengubungi DPRD Manggarai, Bapak Hardi dan juga pegawai dinas sosial di kabupaten itu.

"Kami sudah mengirimkan data ke bapak Hardi. Hal itu kami lakukan sesuai permintaan beliau, namun hingga kini belum ada kejelasan mengenai data yang telah kami kirim tersebut," ungkap Fiden.

 

Tanggapan Pemda Manggarai Timur

Pemda Manggarai Timur, melalui Sekretaris Daerah, Boni Hasudungan Siregar mengatakan bahwa, pemberian bantuan akan disalurkan setelah data mahasiswa dari semua kota diterima dan diverifikasi.

"Secara formal data dari semua mahasiswa bisa diberikan hari ini melalui Dinas Sosial. Pemberian bantuan akan disalurkan setelah data dari semua kota diterima dan di verifikasi," kata Boni.

Menurut Boni, bantuan tidak diberikan langsung ke mahasiswa tetapi melalui orangtuanya yang berdomisili di Manggarai Timur.

"Bantuan tidak diberikan langsung ke mahasiswa, namun akan diberikan ke orangtua mahasiswa tersebut. Untuk pemberian Bantuan Sosial seperti ini mengikuti ketentuan Permendagri No 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD, kriteria syarat penerima bantuan salah satunya adalah berdomisili dalam wilayah administrasi pemerintah daerah berkenaan," kata Boni. [Tim PF]

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top