Ambrosius: Laporan Warga Desa Mokel adalah Fitnah

Plt. Desa Mokel, Ambrosius Rapen. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COM–Plt. Desa Mokel, Ambrosius Rapen, membantah laporan warga yang menilai adanya dugaan penyelewengan dana desa (DD) pada paket proyek pengerjaan lapisan penetrasi (lapen) Jalan Podol–Pedak, di Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur.

Kepada Posflores.com, Kamis (19/12), Ambrosius Rapen, membantah laporan salah satu tokoh masyarakat Dusun Pedak, Nikolaus Enggong. Dalam laporannya, Enggong, menyatakan bahwa, pada saat vibro kecil dipulangkan, para pekerja melanjutkan pengaspalan sepanjang kurang lebih  6 meter dan digilas dengan menggunakan mobil pengangkut material.

Itu fitnah. Mana mungkin saya penjabat orang asli Kampung Pedak dan juga TPK adalah orang Pedak mengijinkan jalan kami diroler menggunakan mobil roda enam,” ujar Rapen.

Dia menjelaskan, setelah vibro yang kecil itu dipulangkan, selanjutnya menggunakan vibro dengan kapasitas besar, sampai pekerjaan lapen itu selesai.

Ada yang aneh dari para pelapor yang sebagiannya adalah tenaga kerja. Dua hari usai pilkades, jalan belum digunakan. Namun, ada satu titik pada ruas jalan ini, dengan diameter 30 cm, sengaja dirusak orang, yang diduga  oleh tangan manusia. Terakhir, mereka melaporkan jalan itu tidak berkualitas,” jelas Ambros.

Dia menambahkan, keributan terjadi setelah tim Inspektorat melakukan pemeriksaan langsung.

Yang sebenarnya adalah, pihak pelapor menyerobot dan melakukan penggalian jalan tanpa diatur oleh pemeriksa (Inspektorat) dan mulai intervensi pemeriksa. Aparat desa juga dituding melarang warga, untuk tidak memasuki lokasi saat sedang di periksa tim Inspektorat. ini tidak benar,” tutupnya.(*)

Facebook Comments