Banner-Top
Banner-Top

Ambulance Masuk Kebun, Dinkes Matim Minta Maaf

Mobil bekas Ambulance Dinkes Matim. Foto/NG.
Mobil Dinas masuk kebun. Foto/NG.

MANGGARAI TIMUR, POSFLORES.COMSekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur Boni Hasudungan Siregar melalui PROKOPIM (Protokol dan Komunikasi Pimpinan) Manggarai Timur menggelar konferensi pers yang menghadirkan pihak Dinas Kesehatan Manggarai Timur, Senin, 15 Maret 2021.

Konferensi pers digelar terkait polemik mobil dinas (Ambulance) yang ramai diberitakan media massa belum lama ini.

Sekda Boni, melalui Kepala Bagian Prokopim Jefrin Harianto menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Matim.

“Terimakasih kepada masyarakat yang sudah melakukan pengawasan terhadap Pemda. Tentunya ini merupakan kritikan yang sangat baik sehingga menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kinerja Pemda Matim secara keseluruhan,” kata Sekda Boni melalui Jefrin Harianto.

Pada kesempatan tersebut pihak Dinas Kesehatan melalui Sekretaris Petrus Sudin, mengklarifikasi dugaan penyalahgunaan mobil ambulance yang ramai diberitakan beberapa media online.

Petrus mengatakan, mobil ambulance yang viral diberitakan media-media online baru-baru ini merupakan mobil yang selama ini ia gunakan untuk kepentingan operasional kantor.

“Kemarin memang betul saya gunakan kendaraan tersebut untuk petik sayur di kebun, dan saya minta maaf untuk kekilafan yang saya lakukan. Itu kendaraan pengadaan tahun 2011 yang sempat digunakan oleh Puskesmas Elar. Kemudian, setelah rusak selama 3 atau 4 tahun, pihak Dinkes Matim berinisiatif untuk memperbaiki mobil tersebut di bengkel,” kata Petrus.

Menurut Petrus, sebelumnya mobil tersebut pernah digunakan oleh Sekretaris Dinkes lama. Mobil itu kata dia, dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan kantor.

“Sekretaris sebelumnya pernah menggunakan mobil ini. Selama ini saya gunakan mobil ini untuk keperluan-keperluan kantor saja. Istri saya pun ketika mau ke kantor tidak pernah menumpangi mobil yang saya gunakan karena itu mobil operasional,” ucapnya.

Terkait informasi mobil ambulance yang disalahgunakan oleh beberapa Kepala Puskesmas (Kapus), dirinya mengungkapkan secepatnya Dinkes Matim akan mengeluarkan surat penegasan.

“Besok kami akan keluarkan surat penegasan supaya tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Sebelumnya ramai diberitakan, mobil ambulance masuk kebun yang kemudian menjadi sorotan berbagai pihak. Banyak kalangan yang menyayangkan hal tersbut. Di mana penggunaan mobil dinas di luar jam kantor merupakan hal yang tidak boleh dilakukan oleh staf maupun pejabat.(Ando)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top