Banner-Top
Banner-Top

Amina, Wanita Sebatang Kara yang tidak pernah Mendapat Bantuan dari Pemerintah

Amina Aisyah, wanita sebatang kara. Foto/Wil.
Amina Aisyah, wanita sebatang kara. Foto/Wil.

BORONG, POSFLORES.COMAmina Aisya (58), seorang wanita miskin yang hidup sebatang kara di Kampung Tanggo, Kelurahan Kota Ndora, Manggarai Timur, mengaku tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah.

Amina, kepada posflores.com, Kamis, 13 Mei 2020, dengan suara lirih mecurahkan isi hatinya.

“Bapak saya meninggal sekitar belasan tahun lalu, sedangkan ibu saya meninggal setahun yang lalu. Sejak orangtua meninggal, saya jadinya tinggal sendiri di rumah ini, saya tidak pernah merasakan bantuan dari pemerintah, selama ini,” ungkap Amina dengan ekspesi wajah yang sedih.

Amina mengaku, hingga saat ini dirinya belum memiliki kartu identitas, seperti KTP ataupun Kartu Keluarga, sebagai salah satu syarat administrasi untuk memperoleh sumbangan. Hal itu menurut Amina, dikarenakan tidak memiliki uang untuk memperlancar urusan tersebut.

“Sampai saat ini saya belum memiliki KTP, karena tidak punya uang untuk bayar kendaraan ke Kantor Dinas Catatan Sipil,” jelasnya sambil mengusap kedua bola matanya yang berkaca-kaca.

Wanita yang memasuki usia senja tersebut mengaku bahwa, untuk melengkapi kebutuhan primernya ia peroleh dari belas kasihan masyrakat sekitar yang peduli dengan keadaannya.

“Awal bulan Mei, saya dapat sumbangan beras 5 Kg, gula 1 kg, sabun mandi 5 buah dan 2 bungkus mie instan. Sumbangan itu datangnya dari Paroki St. Gregorius Borong. Kalau sekarang, untuk menyambung hidup, saya hanya mengharapkan belas kasihan dari msyarakat. Saya sudah tidak kuat lagi untuk bekerja,” ucap Amina sambil mengusap air matanya.

Wanita berambut tipis dan mengaku tidak memiliki suami ini berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur agar memperhatikan nasibnya.

“Semoga saja Pemerintah Manggarai Timur mau memperhatikan nasib saya, sebelum saya pulang menghadap Ilahi,” ucapnya penuh harap.

Sementara itu tetangga Amina, Martinus, berharap kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, untuk segera memberikan sumbangan untuk warga miskin tersebut.

“Kasihan sekali Ibu Amina Aiysah, dia hidup sendiri, ditambah usianya tidak produktif lagi untuk bekerja. Semoga saja pemerintah mau memperhatikan nasibnya dengan memberikan bantuan,” ujar Martinus. [Wil Susu]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top