Banner-Top
Banner-Top

Anggota DPRD NTT: Dana Anggur Merah harus didata dengan baik

Anggota DPRD NTT, Fredi Moi. Foto/Nardi Jaya.
Anggota DPRD NTT, Fredi Moi. Foto/Nardi Jaya.

BORONG, POSFLORES.COMAnggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Inosensius Fredi Moi, angkat bicara soal dana hibah “Anggur Merah” yang dikucurkan untuk Desa/Kelurahan di wilayah NTT yang nominalnya mencapai Rp 250.000.000, (dua ratus lima puluh  juta rupiah).

Kepada Posflores.com beberapa waktu lalu, anggota DPRD dari Partai Nasdem tersebut menjelaskan, program anggur merah memang sudah dihentikan, tetapi keberadaannya harus tertata dengan baik. Layaknya Koperasi Simpan Pinjam (KSP) lainnya yang kemudian diawasi oleh dinas UKM dan Perindagkop.

“Program anggur merah memang sudah tidak ada lagi. Satu tahun sebelum berakhirnya kepemimpinan Gubernur Frans Lebu Raya, program ini  hentikan. Hanya tugasnya sekarang, dinas Koprindag dan UKM  untuk mendata setiap koperasi-koperasi anggur merah dan harus didata dengan baik. Yang pasti, ada proses dan prosedur administrasi soal kelembagaannya,” jelas Fredi Moi.

Fredi Moi menambahkan, setiap desa dan kelurahan di NTT sudah menerima dana hibah tersebut sebesar 250 juta untuk kesejahteraan masyarakat.

Itu merupakan tugas dari Dinas Koperindag dan UKM untuk menyelesaikan ini,” tambah Fredi, Kamis 20 Februari lalu, saat dia dan tiga anggota DPRD Propinsi lainnya yakni Yohanes Rumat, Inosensius F. Moi, Yohanes Halut, Jimur Siena Katarina, melakukan sosialisasi program APBD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2020 di Lehong, Desa Gurung Liwut. [Nardi Jaya]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top