Bawaslu Manggarai Gelar Rakor di Kampung Langgo

Bawaslu Manggarai gelar rakor di Kampung Langgo. Foto/Isno.

Oleh: Valery Isno

 

RUTENG, POSFLORES.COM–Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manggarai, menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif di Rumah Baca Aksara, Langgo Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Selasa (11/01/2020 ).

Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan Bawaslu Kabupaten Manggarai, Marselina Lorensia, Kordiv PHL, Herybertus Harun, Kordiv HPP, Fortunatus Hamsah Manah, Kordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Manggarai, Yoseph Jehadin, Tokoh Adat di Langgo Carep, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Komunitas Pemuda se Kabupaten Manggarai.

Kegiatan tersebut dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai tahun 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten manggarai saat membuka acara ini mengatakan
sosialisasi pengawasan partisipatif merupakan upaya pengawas pemilu/pilkada untuk mengajak masyarakat agar terlibat mengawasi proses tahapan pilkada tahun 2020 di Kabupaten Manggarai.

Proses pilkada haruslah diseleggarakan tanpa adanya kekerasan, tanpa adanya politik uang, isu Sara, Hoax, dan tanpa adanya pelanggaran dan kecurangan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pilkada. untuk mencegah semua itu maka dibutuhkan proses pengawasan secara aktif dan masif dari pengawas pilkada dan masyarakat. Salah satunya adalah dengan kegiatan rakor yang kita buat hari ini,” kata Marselina.

Herybertus Harun, anggota Bawaslu Kabupaten Manggarai kordiv PHL menjelaskan bahwa kampung pengawasan pilkada adalah kampung yang di dalamnya ada keterkaitan program antara Bawanslu dengan masyarakat, di dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pilkada.

Mari kita jadikan kampung pengawaaan sebagai kampung sumber informasi berkaitan dengan pilkada 2020 di Kabupaten Manggarai,” tutur Hery.

Hery menambahkan tujuan dari rakor ini adalah meningkatkan kualitas pengawasan partisipatif dan pendidikan politik yang lebih nyata, dengan output yakni nihilnya politisasi SARA, Hoax, politik uang, dan kampanye hitam di wilayah langgo tepatnya di rumah baca askara, Serta masyarakat teredukasi untuk berani melaporkan dugaan pelanggaran yang ada.

Sementara itu, Kordiv HPP Fortunatus Hamsah Manah, saat memberikan materi tentang penanganan pelanggaran memberikan pemahaman kepada peserta rakor berkaitan siapa saja yang berhak melapor atas dugaan pelanggaran dalam seluruh tahapan pilkada di Kabupaten Manggarai tahun 2020.

Saya mengajak semua komponen masyarakat yang ada, agar jangan takut melaporkan apabila ada dugaaan pelanggaran yang ditemui ke jajaran pengawas, dan Bawaslu pastikan laporan akan diterima dan ditindak lanjut,” tegas Alfan.

Untuk diketahui, model diskusi yang dibuat dalam Rakor Pengawasan Partisipatif ini adalah diskusi Panel. Setelah pemateri memaparkan materinya, teman-teman dari Rumah Baca Aksara, dan komunitas yang hadir membawakan beberapa lagu untuk menghibur peserta rakor. Hal ini dibuat agar peserta tidak jenuh saat mendengar materi saat berdiskusi.

Setelah itu mereka sama-sama deklarasikan Kampung Lango sebagai salah satu kampung pengawasan pemilu untuk Pilkada 2020 mendatang.(*)

Facebook Comments