Banner-Top
Banner-Top

Belum ada Perbub, Biaya Penguburan Pasien Covid-19 yang Meninggal di Matim Ditanggung Sendiri

Ilustrasi kuburan. Ist.
Ilustrasi kuburan. Ist.

MANGGARAI TIMUR, POSFLORES.COM -- Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Petrus Sudin mengatakan biaya penguburan pasien terpapar Covid-19 yang meninggal dunia untuk sementara dipinjam dari saku pribadi.

"Selama ini pinjam sementara dari saku pribadi. Penguburan yang di Kampung Bugis beberapa bulan lalu itu dari biaya spontanitas warga," kata Petrus, Rabu, 26 Mei 2021.

"Laporan Staf Dinkes, Perbubnya sudah konsul bagian hukum dan sekarang lagi perbaikan. Sehingga dua hari ke depan konsul lagi pada bagian hukum dan akan diparaf Sekda Matim. Bahkan untuk ke depannya akan menjadi tanggung jawab pemerintah jika Perbubnya sudah ada," jelasnya.

Petrus membeberkan biaya penguburan pasien positif Covid-19 yang diklasifikasi dalam dua bagian.

"Drafnya sementara konsul di bagian hukum. Intinya, untuk penguburan pasien positif Covid-19 ada dua kriteria. Untuk Kecamatan Borong dan Rana Mese Rp. 1.500.000 per kasus. Selain itu, Rp 1.750.000 hingga Rp.2.000.000 per kasus. Itu pun uangnya belum ada. Inikan lagi konsep," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2021 Pemda Matim mengalokasikan dana sebesar Rp.39.489.999.000 untuk penanganan Covid-19.

Dari dana puluhan miliar ini, sebanyak Rp.8.877.560.000 dialokasikan ke Dinkes Matim untuk biaya vaksin, dan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebanyak Rp. 30.612.439.000 .

BTT itu juga untuk antisipasi belanja darurat bencana, belanja keperluan mendesak termasuk untuk darurat bencana Covid-19. (Ando)

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top