Belum Keluar Re-akreditasi, Siswa Tamatan Sekolah Menengah Atas di Matim Gagal Ikut SNMPTN

Foto/Nardi Jaya

BORONG, POSFLORES.COM–Akreditasi Sekolah adalah bagian terpenting dalam hal penilaian yang dilakukan oleh pemerintah atau lembaga mandiri yang berwenang, untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non-formal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

Di SMA Negeri 2 Borong, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, re-akreditasi Sekolah belum juga keluar. Hal ini mempengaruhi siswa-siswi yang berprestasi tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada Tahun 2019.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komite SMA Negeri 2, Vinsensius Aliman, kepada Posflores.com, Kamis, (13/2/2020).

Kasian anak-anak murid berprestasi yang mayoritasnya dari keluarga tidak mampu, ini kan peluangnya mereka,” kata Aliman.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Borong, Saka Benedikta, mengatakan pihak Sekolah sudah mengikuti rangkaian proses menuju re-akreditasi Sekolah paska “ekspayernya” akreditasi lama pada tahun 2018. Re-akreditasi merupakan lanjutan atau proses perpanjangan akreditasi bagi sebuah lembaga pemerintah atau swasta.

Bahkan saya punya guru pernah mengikuti diklat di Jakarta, sebagai salah satu persyaratan menuju re-akreditasi,” katanya.

Namun Benedikta Pastikan, pada bulan Mei tahun ini, SMA Negeri 2 akan mendapat re-akreditasi baru.

Untuk tahun ini memang seleksinya sudah tutup, dan Sekolah saya tidak bisa ikut karena masalah re-akresitasi itu. Tapi tahun depan saya pastikan bisa. Seluruh rangkaian proses sebagai persyaratan menuju re-akreditasi telah kami penuhi,” ¬†tutupnya. [Nardi Jaya]

Facebook Comments