Banner-Top
Banner-Top

Bernardus T. Beding: KKN Bukan Untuk Berteori

Ket foto: Mahasiswa KKN, Dosen Pendamping, dan Pemerintah Kecamatan Kota Komba usai acara penarikan mahasiswa KKN di wilayah tersebut.
Ket foto: Mahasiswa KKN, Dosen Pendamping, dan Pemerintah Kecamatan Kota Komba usai acara penarikan mahasiswa KKN di wilayah tersebut.

Borong–Kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng di Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur. Kegiatan ini berlangsung dalam nuansa kekeluargaan bertempat di Kantor Kelurahan Watu Nggene, Kamis 06/01/22.

Kegiatan penarikan ini dihadiri langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bernardus T. Beding, MPd., Lurah Watu Nggene, Angelus Hermes Yosense, S.IP dan semua jajaran struktural pemerintah Kelurahan Watu Nggene, serta mahasiswa pelaksana KKN.

Bernadus T. Beding, dalam sambutanya mengucapkan limpah terima kasih atas penyambutan dan penerimaan mahasiswa dari Unika Santu Paulus Ruteng dalam menyukseskan Program KKN 2021.

“Saya mewakili keluarga besar Unika Santu Paulus Ruteng mengucapakan limpah terima kasih atas penyambutan dan penerimaan yang luar biasa terhadap anak-anak kami yang KKN di sini selama ini. Terima kasih untuk pendampingan, bimbingan, kerja sama pemerintah dan masyarakat Kelurahan Watu Nggene dalam menyukseskan program-program KKN mahasiswa kami,” ungkap Dosen sekaligus penulis tersebut.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan untuk berteori sebagaimana yang mereka dapatkan di kampus. Namun, demikian Berno, sapaan Bernadus T. Beding, tujuan KKN itu sendiri adalah bentuk pengabdian terhadap masyarakat lewat karya-karya nyata bukan teori.

“Jadi KKN Ini adalah bentuk pengabdian terhadap masyarakat yang mendukung tujuan dalam konsep Tri Dharma di Unika Santu paulus Ruteng yang terdiri dari pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Pengabdian ini tentu lewat karya-karya nyata,” tambah alumnus Universitas Sanata Dharma itu.

Lebih lanjut, Dosen asal Lamalera Lembata itu mengungkapkan, Kelurahan Watu Nggene merupakan wilayah produktif bagi mahasiswa melakukan kegiatan intrakurikuler untuk pembentukan karakter, yakni mengembangkan sikap kepedulian dan kemampuan berpikir kritis.

“Kelurahan Watu Nggene ini merupakan salah satu wilayah produktif bagi mahasiswa dapat belajar mengembangkan kemampuan untuk menilai dan menggali makna atas pengalaman bersama dan bersatu dengan masyarakat Watu Nggene,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Kelurahan Watu Nggene, Frederikus Alfatamur, S.IP dalam sambutan, mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan lembaga Unika Santu Paulus Ruteng.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Unika Santu Paulus Ruteng yang telah mempercayakan wilayah kelurahan kami sebagai salah satu tempat KKN,” jelasnya.

Frederikus menambahkan, selama KKN mahasiswa telah membangun kepekaan terhadap kondisi masyarakat dan memiliki rasa untuk berbagi.

“Kehadiran mahasiswa Unika Santu Paulus telah memberi warna baru dalam kehidupan masyarakat Watu Nggene. Mereka telah mengembangkan kreativitas dan pengabdian mereka dalam mengetahui, mencari solusi, dan membantu pemerintah dalam memecahkan masalah yang dialami masyarakat Watu Nggene,” papar Frederikus.

Untuk diketahui, jumlah mahasiswa yang melakukan KKN di Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba sebanyak 8 orang yang berasal dari 4 Program Studi, yakni Prodi Matematika, PGSD: Maksimilianus Nike dan Efronisia D. Dina, Matematika: Faustina Suryati, PBSI: Yohanes Harut, Skolastika T. Jelita, Yasinta R. Haryati, dan PG-PAUD: Karbina GratiaJemida dan Prudensiana Mbaring. Waktu KKN selama 1 bulan terhitung dari 6 Desember 2021 hingga 6 Januari 2022.

Adapun program KKN yang berhasil dilaksanakan para mahasiswa tersebut selama KKN, yakni Pembuatan tempat sampah, Sosialisasi dan pelatihan pembuatan tempe, Pembentukan dasawisma, Alat permainan Edukatif (APE) untuk PAUD, Bakti sosial (Baksos), Pembuatan petunjuk arah, Pembagian sembako bagi keluarga yang kurang mampu, dan Rekapitulasi data penduduk kelurahan Watu Nggene.(Waldus Budiman)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top