BLUD SPAM Matim Berlakukan Denda Bagi Pelanggan yang Terlambat Bayar Tagihan Rekening Air Minum Bersih

Fransiskus Y. Aga, kepala bagian keuangan dan umum BLUD SPAM Matim. Foto: Yon Sahaja.

Oleh: Yon Sahaja

 

BORONG, POSFLORES.com–Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum(BLUD SPAM) Manggarai Timur berlakukan denda administratif bagi pelanggan yang terlambat membayar tagihan air minum. Hal ini dikatakan kepala bagian keuangan dan umum Fransiskus Y. Aga di kantor Blud Spam Matim, Selasa 16 Juli 2019.

Ia mengatakan bahwa Blud Spam Matim sudah berusaha maksimal untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih kepada pelanggan sesuai dengan fungsi dan tugas Blud Spam yaitu melayani kebutuhan air minum bagi pelanggan. Pria yang akrab disapa Kevin ini juga berharap agar warga jangan merusak pipa jaringan untuk mengambil air minum bersih.

“Blud Spam Matim sudah bekerja sesuai dengan fungsi dan tugas Blud Spam. Blud Spam sendiri hanya bertugas memasang instalasi atau jaringan pipa air dari pipa induk ke rumah pelanggan. Soal denda, itu merupakan denda administrastif dan bukan denda pelayanan sesuai peraturan bupati Manggarai Timur nomor 23.a tahun 2014. Besaran denda administratif bagi pelanggan yang terlambat yaitu Rp 2000 rupiah per hari mulai berlaku tanggal 21 bulan berikut jika terlambat membayar. Pihak kami sudah lakukan sosialisasi yaitu dengan membagikan edaran sejak bulan Januari 2019 untuk semua pelanggan,” jelas Kevin.

“Kami pihak Blud Spam, lanjut Kevin, berharap agar pelanggan air minum bersih untuk selalu bijak menggunakan air dengan tidak merusak pipa jaringan yang ada atau mengambil air sebelum meteran juga tidak menggunakan mesin sedot dari pipa jaringan karena dapat mengorbankan pelanggan lainnya,” kata Kevin.

Menanggapi aturan denda administratif yang diberlakukan oleh pihak BLUD SPAM Matim, seorang pelanggan air minum bersih di kelurahan Kota Ndora, Hieronimus Seman mengatakan bahwa hal tersebut baru diketahuinya setelah datang membayar tagihan rekening air minum di kantor BLUD SPAM Matim.

“Saya baru tahu kalau selama ini sudah ada aturan denda bagi pelanggan yang terlambat membayar. Soalnya tidak ada sosialisasi kepada kami, sehingga kami kadang datang bayar tiga hingga empat bulan sekali bayar. Saya kaget saat saya bayar kok jumlah tagihan tertambah denda jadi tiga juta lebih, ternyata dendanya yang besar. Tadi saya sudah buat surat keberatan membayar denda, karena memang saya tidak tau kalau ada denda,” kata Seman.

BLUD SPAM Matim merupakan badan usaha milik daerah Kebupaten Manggarai Timur yang berada di bawah kendali dinas Pekerjaan Umum kabupten Manggarai Timur.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.