oleh

Buah Kakao Dicuri Orang, Oskar Pasrah pada Tuhan

BORONG, POSFLORES.COMMengambil barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya merupakan cara yang tidak dibenarkan, seperti melakukan aksi pencurian. Bagi pelaku tindakannya wajar-wajar saja, namun di sisi lain, korban dari kejahatan ini tentunya mengalami kerugian.

Seperti yang dialami oleh Oskar Hemat (55), warga Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur. Kepada posflores.com, Jumat, 6 Mei2020, dirinya mengaku sangat terkejut ketika ratusan buah Kakao siap panen di kebunnya hilang tanpa jejak.

“Tadi pagi pukul. 08:00 wita saya ke kebun yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari rumah saya. Jantung saya hampir copot ketika meliahat ratusan buah coklat siap panen hilang seketika,” jelasnya dengan nada sedih.

Duda yang ditinggal mati istrinya 3 tahun silam ini sangat yakin kalau itu merupakan aksi pencuri, pasalnya ada jejak kaki yang ditinggalkan di lokasi.

“Baru pertama kali kejadian seperti ini. Saya sangat yakin ini aksi pencurian, soalnya ada bekas potongan benda tajam pada tangkai kakao. Ada juga beberapa biji coklat yang terjatuh,” cerita Oskar.

Dikatakan Oskar, total kerugian cukup besar baginya. Dia mengaku bila kakao tersebut dijual maka dapat membeli kebutuhan ekonomi keluarganya.

“Total kerugian cukup besar. Meskipun demikian, saya sudah ikhlas dan pasrah kepada Tuhan. Mungkin saja pelaku melakukan itu karena keadaan ekonomi yang terhimpit,” katanya dengan nada suara pasrah. [Marselino Ando]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

News Feed