Camat Rana Mese: Pihak Desa Watu Mori tidak Koordinasi dengan kita

Maria Teme, Camat Rana Mese. Foto/ist.

BORONG, POSFLORES.COMCamat Rana Mese, Maria Teme, menanggapi polemik terkait data dan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, yang diduga tidak transparan dan tidak tepat sasaran.

Maria Teme, kepada posflores.com, Jumat, 22 Mei 2020, saat ditemui di ruang kerjanya mengaku, sebelumnya pihak desa tidak pernah koodrdinasi dengan pihak kecamatan.

“Saya sangat sesalkan dengan kejadian ini, karena sebelumnya pihak desa tidak pernah koordinasi dengan kami. Memang kewenangan sepenuhnya ada pada mereka,” jelasnya.

Teme menjelaskan, seharusnya dalam tahap verifikasi data, mereka harus libatkan pihak kecamatan setempat agar bisa dibahas secara bersama-sama.

“Memang saya dengar setelah penetapan, mereka buat berita acara dan musyawarah tingkat desa. Seharusnya, setelah itu masuk dalam tahap verifikasi tingkat kecamatan, karena kami juga didelegasi dari bupati untuk penetapan data,” jelas Teme.

Baca Juga: Di Manggarai Timur ada Pengusaha terdata sebagai Penerima BLT

Sementara itu, Robertus Dontam, selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Watu Mori mengaku, tidak pernah dilibatkan sejak tahap verifikasi hingga penetapan di tingkat desa.

“Saya tidak pernah dilibatkan sejak tahap penetapan verifikasi hingga penetapan di tingkat desa. Saya bersama staf baru dihadirkan ketika desa mengalami persoalan pembagian BLT yang diduga tidak tepat sasaran,” ungkapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Pelaksana Tugas Desa Watu Mori, Theresia Serinda mengungkapkan bahwa, terkait pendataan warga, pihaknya mengaku serahkan sepenuhnya tugas tersebut kepada RT setempat.

“Terkait pendataan, kami serahkan ke RT setempat bersama relawannya. Dan mengenai nama-nama yang belum diakomodir, kami usahakan untuk melakukan pendataan dan verifikasi lagi supaya semuanya terakomodir,” ungkap Theresia.  [Marselino Ando]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0