Banner-Top
Banner-Top

Datangi Inspektorat Matim, Kades dan BPD Gunung Baru Lakukan Klarifikasi

Kantor Inspektorat Matim. Foto/Nardi Jaya.
Kantor Inspektorat Matim. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.ComKepala Desa Gunung Baru Agustinus Tinda dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa Erasmus Eman akhirnya mendatangi Dinas Inspektorat Manggarai Timur untuk melakukan klarifikasi terkait dugaan penyelewengan Dana Desa 2017-2018 yang dilaporkan Erasmus Eman di Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ruteng Bulan lalu. Pantauan media ini, Keduanya
memasuki ruangan Inspektorat Matim sekitar Pukul 11:00 WITA pada Senin (19/8/2019).

Usai melakukan klarifikasi, Kades Agustinus kepada media ini mengatakan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan oleh petugas Inspektorat Matim.

“Saya sudah melakukan klarifikasi dan saya serahkan ke instansi Inspektorat dalam hal pemeriksaan tahap selanjutnya,” kata Tinda.

Ketika ditanya mengenai Sembilan (9) item dugaan penyelewengan dana seperti yang dilaporkan Ketua BPD, Tindamengatakan bahwa itu masih dalam penyelidikan Tipikor. Namun dirinya membantah terkait RAB yang diduga copy paste dari Kabupaten Alor.

“Yang saya(Tinda)ambil itu file sebagai contoh saja. Bukan keseluruhan isi RAP,” jawabnya singkat.

Sementara itu, Ketua BPD Erasmus awalnya mengkritisi surat panggilan Inspektorat Matim yang ditujukan untuk dirinya pada Minggu (19/8).

“Saya merasa heran dengan surat panggilan dari Inspektorat, yang pertama, terkait waktu atau jam. Kok tidak dicantumkan dalam surat itu, yang kedua tujuan surat, kedudukan Saya bukan seorang kepala desa lho. Ini sungguh aneh, gimana klo model begini cara kerja birokrasi? Terakhir, saya menyerahkan surat dan bukti foto fisik itu di tanggal 5 Agustus 2019 bukan tanggal 13 Agustus 2019 sesuai yang Inspektorat paparkan disurat tersebut.” ucap Erasmus.

Erasmus Juga mengatakan bahwa dirinya menolak untuk diajak menyelesaikan masalah ini secara internal.

“Saya menolak itu. Inspektorat dan PMD jangan main petak umpet,,” tegas Eras.

Untuk diketahui, sebelumnya Agustinus Tinda dilaporkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa Gunung Baru Erasmus Eman, atas dugaan penyelewengan Dana Desa proyek bangunan fisik sejak tahun 2017 sampai 2019 di Desa tersebut.

Kades Agustinus, saat ditanya melalui sambungan telepon, kepada posflores.com Agustinus membantah laporan tersebut oleh lembaga BPD.

“Laporan itu mengatasnamakan lembaga BPD. Karena yang bergerak itu hanya dia (Erasmus) sendiri. Anggota yang lain disana tidak tahu tentang hal ini,” tutup Agustinus.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top