oleh

Desa Lengko Namut di Matim bentuk tim Relawan Bencana Covid-19

BORONG, POSFLORES.COMDi tengah mewabahnya corona virus (covid-19), Pemerintah Desa Lengko Namut, membentuk team relawan dan bekerja sama dengan pihak Puskesmas Mombok bangun posko antisipasi penanganan covid 19 tepatnya di pintu masuk Kampung Mendang, wilayah desa Lengko Namut, Kecamatan Elar, Manggarai Timur.

Posko antisipasi penanganan covid-19 itu di bangun sejak beberapa hari lalu oleh team relawan desa bersama pihak Puskesmas Mombok. Terpantau, tim relawan bersama pihak Puskesmas menyiapkan cairan pembersih (Hand sanitizer) dan termogran untuk memeriksa suhu tubuh setiap warga yang keluar masuk melalui wilayah itu. Selain itu, mereka juga melakukan penyemprotan disinfektan setiap kendaraan warga.

Kepala Desa Lengko Namut, Raymundus  Elmas, pada Jumat, (10/4/2020) saat di temui Posflores.com mengatakan bahwa, tim relawan Desa Lengko Namut bersama Pihak Puskesmas Mombok bangun posko sebagai antisipasi penanganan covid-19, pada Rabu, (8/4/2020).

“Ini merupakan tim relawaan desa, bekerja sama dengan pihak Puskesmas Mombok, untuk penanggulangan bencana covid-19. Berkaitan dengan kegiatan ini Kami hanya menjalankan instruksi Bupati Manggarai Timur. Berdasarkan instruksi Bupati bahwa segala kebutuhan untuk kegiatan ini dibiayai oleh Pemerintah Desa. Karena ini ada pengalihan keuangan desa, sehingga kegiatan yang kami lakukan ini sesuai perintah Bupati. Dan ini berjalan selama tiga bulan ke depan,” kata Raymundus.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dana untuk penanganan covid-19 ini ada pemerataan setiap desa yakni seratus lima puluh tujuh juta rupiah (Rp.157.000.000,00) berdasarkan instruksi Bupati.

“Dana untuk penanganan covid-19 ini ada pemerataan setiap desa yakni seratus lima puluh tujuh juta rupiah (Rp.157.000.000,00) berdasarkan instruksi Bupati. Dan dana itu diperuntukan untuk pengadaan Alat Ceptik, Alat Perlindungan Diri (APD) dan makan minum relawan Desa,” lanjut Raymundus.

Tak hanya itu ia juga menjelaskan, pada Kamis, 9/4/2020, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan disetiap rumah warga di Desa Lengko Namut.

“Kalau wabah corona tidak hilang, kemungkinan bukan hanya tiga bulan, kami hanya menunggu instruksi lanjutan dari Bupati. Kemarin kita lakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga. Dan untuk sementara waktu kami menjalankan itu selama tiga bulan,” tambah Raymundus. [Event Mardivanto]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

News Feed