Diduga, Polisi Bujuk Keluarga Korban Budak Seks Dengan Uang

oleh -433 views
Acik. Foro/ Isno.

Oleh: Valeri Isno

 

LABUAN BAJO, POSFLORES.COM–Pelecehan seksual yang dilakukan oleh RH terhadap ASP mendulang kritikan pedas dari berbagai pihak. Diketahui bahwa RH merupakan staf pengajar di SDN Munting Renggeng Kecamatan Macang. ASP sendiri merupakan siswi dari RH.

Perilaku bejat pelaku tersebut telah dipublikasikan oleh salah satu media online lokal, floreseditorial. com. Dalam pemberitaan, RH melakukan aksi imoralnya semenjak ASP duduk di bangku kelas III SD.

Kasus tersebut ternyata sudah sampai ke telinga Kepolisian Sektor Macang Pacar. Ironisnya, pihak Kepolisian tidak mengusutnya berdasarkan hukum yang berlaku. Kabarnya pihak kepolisian diduga membujuk pihak keluarga korban untuk tidak melaporkan kasus tersebut ke Polres Mabar atau menjauhkan kasus tersebut dari ranah hukum.

Seperti dikutip dari floreseditorial. com edisi 4/11/2019 pihak keluarga mengaku bahwa ada pihak dari kepolisian yang membujuk keluarga korban untuk tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum bahkan membujuk dengan memberikan sejumlah uang tapi ditolak oleh pihak korban.

Seorang warga Macang Pacar yang mengaku bernama Acik, mendesak Kapolres Manggarai Barat untuk memeriksa Kapolsek beserta jajaran Polsek Macang Pacar.

Periksa Kapolsek Macang Pacar beserta jajarannya. Jika perlu copot dan proses secara hukum oknum yang beraksi dengan cara yang tidak patut. pihak kepolisian harus menjunjung tinggi supremasi hukum. Mengapa penegak hukum berkelakuan seperti itu, ada apa ini? ,”ketus Acik.

Lebih lanjut dia sampaikan bahwa pihak kepolisian seharusnya jadi penegak hukum yang benar. Hukum harus dijadikan panglima tertinggi. Kejadian seperti ini pertanda buruknya kinerja kepolisian di daerah.

“Harusnya penegak hukum tidak berkelakuan buruk seperti itu. Hukum harus dijadikan panglima tertinggi. Kejadian seperti ini pertanda buruknya kinerja Kepolisian di daerah,” ucap Acik.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *