Banner-Top
Banner-Top

Dinas PMD Matim Ingatkan Pemdes Watu Mori untuk Tarik kembali Dana BLT di Tangan Pengusaha

Ilustrasi BLT
Ilustrasi BLT

BORONG, POSFLORES.COMKepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Manggarai Timur, melalui Kepala Bidang Pembangunan, Ismail Jehada, menanggapi polemik Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese.

Diduga, polemik terjadi akibat proses pendataan warga sebagai sasaran penerima BLT tidak tepat sasaran. Akibat hal tersebut, warga Desa Watu Mori lakulan aksi protes. Menurut warga, ada nama pengusaha dalam proses pendataan tersebut.

“Itu kesalahan pihak desa dalam melakukan pendataan dan penetapan. Mungkin mereka berpikir karena ini dampak covid-19, jadi pengusaha juga ikut didata. Seharusnya mereka tidak boleh mengabaikan 14 kriteria,” jelasnya kepada Posflores.com, Selasa, 2 Juni 2020.

Lebih lanjut Ismail mengatakan, bagi para pengusaha yang sudah terlanjur menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), uang tersebut harus benar-benar dikembalikan.

“Uang tersebut harus dikembalikan dan disertai dengan surat penyerahan bermeterai. Hal itu perlu dilakukan supaya tidak ada konflik sosial. Kalau misalkan saja uangnya sudah terlanjur dipakai, maka kepala desa setempat yang menggantikan,” katanya.

Sebelumnya Sekretaris Desa Watu Mori, Wilfridus Bangkur kepada posflores.com mengatakan bahwa, pengusaha yang terlanjur menerima dana BLT telah dibatalkan. Dana tersebut sudah dikembalikan ke pihak desa.

“Pengusaha yang waktu itu terima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), telah kita batalkan, dana tersebut sudah kami tarik,” kata Bangkur. [Marselino Ando]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top