Banner-Top
Banner-Top

Diprotes Warga, Kepala Desa Colol Tunda Bagikan BLT

Ilustrasi BLT
Ilustrasi BLT

BORONG, POSFLORES.COMKepala Desa Colol, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Falentinus Tombor, membantah tudingan warga terkait dugaan nepotisme dalam melakukan perekrutan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ada di desa itu.

Falentinus kepada posflores.com, Minggu, 24 Mei 2020, mengatakan bahwa, tudingan tersebut tidaklah benar.

“Kalau memang benar tudingan warga seperti itu silahkan kroscek data di Kantor Desa, apakah itu benar atau tidak,” kata kades Falens.

Kades Falen mengaku, pada saat pendataan dirinya sudah memberikan wewenang kepada perangkat desa (kepala dusun, ketua RT dan RW serta tim relawan desa). Pada saat itu kata Falens, mereka sudah bekerja sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan.

Menurut Falens, setelah melakukan pendataan, pihaknya juga melakukan validasi dan verifikasi data untuk kemudian disampaikan kepada lembaga perwakilan masyarakat untuk ditinjau kembali. Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 321 Kepala Keluarga (KK) calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari 30 persen Dana Desa (DD) dengan jumlah Rp. 327.600.000.

Dikatakan Falens, dari pagu anggaran yang sudah ditetapkan itu, pihaknya hanya bisa mengakomodir 182 kepala keluarga, sesuai kemampuan keuangan desa. Sementara untuk 139 KK lainnya, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan agar sedianya mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah (pemda) Manggarai Timur.


Kades Colol. Foto/dok. Falentinus.

Sekadar diketahui, pembagian BLT tahap satu di Desa Colol, sedianya dilaksanakan pada hari  Sabtu, 23 Mei 2020. Namun pada saat jadual pelaksanaan pembagian, warga melakukan aksi protes. Warga menuntut agar proses pembagian di pending.

Menanggapi tuntutan warga, Pemerintah Desa Colol pun menghentikan rencana pembagian BLT pada hari itu. Dan hingga saat ini penyaluran BLT kepada keluarga penerima manfaat di desa itu, diketahui belum dilaksanakan. [Event Mardivanto]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top