DPC PDIP Manggarai Timur Gelar Aksi Tanam Seribu Pohon di Bantaran Sungai Wae Bobo

Marselis Sarimin Ketua DPC PDIP Matim, saat menanam pohon di bantaran sungai Wae Bobo. Foto/Nardi Jaya.

BORONG, POSFLORES.COM–Dalam rangka memperingati HUT ke 47 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan kado ulang tahun ke 73 untuk Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, DPC PDIP Kabupaten Manggarai Timur, selenggarakan kegiatan penanaman 1000 Pohon di bantaran sungai Wae Bobo di Borong, Manggarai Timur, Jumat 14 Februari 2020.

Kegiatan tersebut melibatkan anggota Partai, simpatisan serta masyarakat dan juga Pemda Matim yang diwakili oleh Lurah Kota Ndora dan Ranaloba. Menurut ketua DPC PDIP Kabupaten Manggarai Timur, Marselis Sarimin Karrong, kegiatan ini merupakan aksi Cinta Bumi sebagai upaya membumikan politik lingkungan.

Kegiatan hari ini merupakan bagian dari bentuk Politik cinta lingkungan. Sebab Politik Kontemplasi PDIP dibangun dengan tradisi menanam, politik cinta lingkungan dan investasi masa depan. Pas momentnya hari ini, hari kasih sayang atau Valentine Day,” kata Marselis.

Selain kegiatan Cinta Bumi sebagai upaya membumikan politik lingkungan, DPC PDIP Kabupaten Manggarai Timur juga menaruh perhatian pada politik kemanusiaan.

Salah satu aksi politik kemanusiaan, kita juga menggelar kegiatan simbolik perlombaan makan telur dan kerupuk untuk anak usia balita sebagai simbol perlawanan terhadap persoalan stunting,” jelas Marselis.

Kata Marselis, persoalan stunting itu salah satu sebabnya adalah akibat kekurangan gizi kronis pada anak. Jadi, penyebab lain stunting karena kurangnya kesadaran akan kebersihan dan pola hidup sehat serta pola asu orang tua yang tidak memberikan asi eksklusif kepada bayi selama enam bulan.

Mesti diperhatikan pola asu bayi selama usia enam bulan. Usia seperti itu harus minum asi eksklusif. Dan juga tentang kesadaran akan kebersihan lingkungan serta pola hidup sehat. Jadi itu tiga (3) penyebab stunting pada anak yang harus diperhatikan orang tua,” kata Marselis.

Kegiatan penanaman 1000 pohon dimulai pukul 8:00 witta hingga pukul 11:00 witta. Setelah aksi penanaman pohon, kegiatan dilanjutan dengan lomba makan telur dan kerupuk bagi anak balita. [Nardi Jaya]

Facebook Comments