Banner-Top
Banner-Top

DPRD Matim sebut Perda Sebagai Pijakan untuk Bertindak

Sosialisasi Ranperda di Elar Selatan. Foto/Lipus.
Sosialisasi Ranperda di Elar Selatan. Foto/Lipus.

BORONG, POSFLORES.COMPemerintah dan DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, gelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (RanPerDa).

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Elar Selatan pada hari Selasa, 6 Oktober 2020 tersebut membahas tentang perusahaan daerah dan retribusi pelayanan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Gorgonius D. Badjang, mewakili DPRD Matim menegaskan kalau Ranperda adalah proses pembahasan produk hukum yang diamanatkan oleh UU, maka keterlibatan masyarakat dalam membahas, mengkritis dan menilai semua produk Perda yang ada itu sangat penting.

“Perda sebagai petunjuk untuk kita bisa berpijak, untuk itu masyarakat harus dilibatkan untuk bisa mengetahui setiap Perda yang ada. Suara masyarakat itu penting demi kemajuan suatu daerah dan lahirnya perda-perda yang bersifat rro rakyat,” jelas Badjang.

DPRD dan pemerintah, kata Badjang, sangat serius membahas perda yang ada. Diharapkan dengan keterlibatan masyarakat dalam pembahasannya dapat memberikan kontribusi ide demi ditetapkannya menjadi Perda nantinya.

Sementara itu, Stephanus Lamar selaku Camat Elar Selatan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah hadir dalam kegiatan sosialisasi Ranperda tersebut. Menurut Stephanus, forum itu sangat penting sebagai bukti bahwa pemerintah lebih demokratis melibatkan masyarakat dalam membahas produk Perda.

“Ada dua rancangan peraturan daerah yang telah kita bahas, dan kita dibutuhkan untuk memberikan saran ataupun tanggapan terkait dengan rancangan Perda yang ada. Terimakasih btelah hadir pada kesempatan yang baik ini,” kata Lamar. (Lipus)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top