Sel. Jan 21st, 2020

Mengawal Nusa Tenggara Timur

Dua Minggu, Tumpukan Material Longsor di Manggarai tidak Diperhatikan Pemerintah Setempat

2 min read

Material longsor masih menumpuk di tengah jalan, di Manggarai. Foto/Isno.

Oleh: Valery Isno

 

RUTENG-POSFLORES.COM– Akibat hujan deras disertai angin kencang, akses jalan Gelong-Ketang Lelak, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, lumpuh total, Senin (13/1/2020). Akibat cuaca buruk tersebut, dua Minggu lalu terjadi tanah longsor yang menimbun badan jalan  tersebut.

Akibatnya, ruas jalan di daerah itu tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara ruas jalan tersebut merupakan jalan alternatif yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.

Lokasi longsor berada di Jembatan Wae Dese, Desa Bangka Dese, Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai. Hingga saat ini jalur tersebut lumpuh total.

Pantauan Posflores.com, Senin 13 Januari 2020, di lokasi tersebut banyak material berupa tanah dan batu-batu besar bertumpuk di badan jalan, kondisi aspal jalan terpantau rusak parah.

Terpantau, lokasi yang mengalami longsor panjangnya kurang lebih 10 meter. Belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai.

Yon, salah satu warga Gelong, yang dijumpai posflores.com di lokasi mengatakan, longsor tersebut terjadi dua Minggu yang lalu, sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah.

Pak longsor ini menghambat aktifitas perekonomian warga di empat desa, karena ini jalur alternatif jika warga hendak kota Ruteng, Manggarai,” kata Yon.

Dia mengharapkan pemerintah daerRah Kabupaten Manggarai, khususnya dinas terkait agar segera memperbaiki ruas jalan alternatif tersebut, sehingga akses menuju daerah lainnya kembali lancar.

Di lokasi yang sama, Philipus Riberu, mengatakan, ruas jalan daerah itu menghambat warga yang hendak ke kota Ruteng maupun sebaliknya.

Pak saya merasa kesal atas kejadian ini karena sudah dua Minggu lamanya, namun hingga saat ini tidak diperhatikan oleh pemerintah, sementara ini jalan kabupaten pak,” ungkap Philipus.

Dirinya berharap, selain media massa untuk menyampaikan kejadian ini, keempat kepala desa yang ada di Gelong Raya juga harus bekerja keras untuk sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai. Agar pemda bisa perhatikan kondisi dan segera memperbaikinya, baik itu jalan lapen maupun ruas jalan lainnya yang terdampak longsor secara tuntas. Supaya jalan bisa dimanfatkan oleh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari kepala desa setempat. Posflores.com beberapa kali menghubungi via telepon seluler, namun kepala Desa tidak merespon.(*)

Facebook Comments