Banner-Top
Banner-Top

Dua Pimpinan OPD di Matim Mengaku tidak Tahu Tentang Dana Penguburan Pasien Covid-19 yang Meninggal

Kaban Keuangan Matim, Abdullah. Foto/Ando.
Kaban Keuangan Matim, Abdullah. Foto/Ando.

MANGGARAI TIMUR, POSFLORES.COM Dua pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Manggarai Timur tidak mengetahui alokasi dana pemakaman untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini.

Dua Pimpinan OPD tersebut yakni Abdullah, Kepala Badan Keuangan Daerah, dengan Bonifasius Sai, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi yang juga merupakan Jubir Satgas Covid-19 Manggarai Timur.

Abdullah kepada posflores.com, Jumat, 14 Mei 2021  menjelaskan biaya pemakaman pasien terkonfirmasi positif Covid-19 diambil dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Namun kata Abdullah, hingga saat ini belum ada pengajuan anggaran terkait biaya tersebut.

“Itu dari Belanja Tidak Terduga ( BTT) juga. Namun, sampai sekarang Dinas yang koordinasi dengan tim penguburan pasien Covid-19 belum ajukan anggaran. Ini kebetulan ada catatan di saya. Total alokasi dana Cobid-19 sebesar Rp. 39.489.999.000 dengan rincian, BTT RP.30.612.439.000 dan dana yang dialokasikan ke Dinas Kesehatan sebesar Rp.8,877.560.000,” paparnya.

Sementara itu, Bonifasius Sai, mengaku belum mengetahui biaya pemakaman pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Maaf ase (ade), saya belum dapat informasi terkait biaya pemakaman pasien covid-19. Coba konfirmasi ke Dinkes Matim,” kata Kadis Kominfo Matim itu.

Untuk mengetahui informasi lebih pasti, posflores.com telah menghubungi Sekretaris Dinkes Matim, Petrus Sudin melalui SMS dan telfon, namun nomor ponsel yang bersangkutan tidak aktif. (Ando)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top