Etwinus, Remaja Pengagum Bung Karno




ENDE, POSFLORES.COMMengunjungi tempat-tempat bersejarah dan patung pahlawan merupakan dambaan setiap orang. Selain berfoto bersama teman ada juga hal lain yang didapatkan, yakni pengalaman seru yang menjadi kepuasan batin setiap pengunjung.

Seperti yang dialami oleh Yohanes Etwinus Nalis (15). Pelajar kelas 8 SMPN 12 Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur ini merasa terpuaskan ketika dalam satu kesempatan ia berkunjung ke Patung Bung Karno di Ende, Kabupaten Ende.

Patung yang berada di samping pohon sukun di Kompleks Plabuhan Bung Karno, Kabupaten Ende, Provinsi NTT tersebut saban hari selalu didatangi pengunjung.

Etwinus, kepada posflores.com, Selasa, 7 Juli 2020 menceritakan pengalaman berharga yang tidak bisa ia lupakan seumur hidupnya.

“Saya di kota ini hampir seminggu. Saya datang bersama bapak untuk urusan keluarga. Beberapa hari yang lalu, saya mengunjungi Patung Bung Karno yang hampir tiap hari ramai dikunjungni masyarakat sekitar,” jelasnya.

Remaja yang bercita-cita menjadi TNI ini pun tidak mau menyia-nyiakan momen tersebut. Ia menyempatkan diri untuk berfoto-foto dan juga sambil merenungkan sejarah panjang perjuangan Bung Karno untuk bangsa ini.

“Jujur kak, saya sangat menikmati momen ini dan juga menyempatkan diri untuk berfoto. Mungkin saking sakralnya tempat ini, makanya tanpa sadar air mata saya jatuh ketika beberapa menit saya merenungkan jasa besar tentang perjuangan Bung Karno untuk NKRI,” ungkapnya.

Menurut pengakuan ibunda Etwinus, remaja berdarah Ende ini tergolong remaja yang cukup nakal dan kurang disiplin ketika berada di lingkungan sekolah. Ibundanya kerap kali berang dengan tingkah anaknya ini. Pasalnya beberapa guru Etwinus sering menyampaikan hal tersebut kepadanya.

“Saya memang cukup nakal di sekolah. Mungkin seperti ini cara saya berinteraksi dan membangun relasi dengan teman-teman sebaya. Kerap kali saya dimarahi mama karena guru-guru sering menyampaikan keluhan terkait sikap saya di sekolah,” katanya.

Kendati demikian, ia percaya suatu hari nanti dirinya akan menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara.

“Yaaaa…kita tidak pernah tahu suatu hari nanti mau jadi apa. Kalau saya secara pribadi yakin dan percaya akan menjadi orang yang berguna untuk bangsa ini. Layaknya seperti garam dan terang, terlihat dan terasa,” katanya.

Pengetahuan-pengetahuan sejarah yang ia pelajari selama ini rupanya membuat ia penasaran akan sosok seorang Bung Karno. Terlebih lagi cara beliau berpidato mampu menstimulus cara orang berpikir dan bertindak.

“Selain memperoleh pengetahuan dari sekolah. Kadang kaka sepupu saya yang berprofesi sebagai seorang jurnalis selalu memperlihatkan vidio pidata Bung Karno. Kata-katanya sangat membakar suasana dan merangsang cara kita berpikir dan bertindak,” katanya.

Ternyata anak kedua dari kedua bersaudara ini diam-diam mengidolakan sosok Presiden pertama Republik Indonesia ini. Ia pun berjanji untuk selalu rajin sekolah, agar bisa menggapai cita-citanya.

“Pengetahuan saya tentang perjuangan Bung Karno memang belum seberapa. Tetapi beliau merupakan sosok inspirasi, di mana cara ia berpidato mampu mengubah langgam berpikir saya. Memen kunjungan ke Patung Bung Karno benar-benar pengalaman berharga, dan saya berjanji untuk rajin menimba ilmu dan kiranya nanti bisa menjadi sosok inspirasi untuk semua orang,” pintanya. [Marselino Ando]

Facebook Comments




Share and Enjoy !

0Shares
0


0

Berita Lainnya

Bupati Matim Minta DPRD Jangan Usulkan Program Baru

BORONG, POSFLORES.COM--Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Andreas Agas, menghadiri pembukaan rapat paripurna istimewa masa sidang 1 DPRD Kabupaten Manggarai Timur tahun dinas 2020/2021, Senin (26/10/2020)...

Seriuskah Pemda Matim Menangani Izin TMH di Cepi Watu?

EDITORIAL Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya menemukan solusi yang solutif terkait eksistensi tempat hiburan malam di Cepi Watu yang...

Pengacara Muda ini Soroti Kinerja Disnakertrans Manggarai Timur

JAKARTA, POSFLORES.COM--Ardi Gandung, Pengacara muda yang berkantor di Jakarta mempertanyakan sikap Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Manggarai Timur terkait laporan pekerja jaringan...

Berita Terbaru

Bupati Matim Minta DPRD Jangan Usulkan Program Baru

BORONG, POSFLORES.COM--Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Andreas Agas, menghadiri pembukaan rapat paripurna istimewa masa sidang 1 DPRD Kabupaten Manggarai Timur tahun dinas 2020/2021, Senin (26/10/2020)...

Seriuskah Pemda Matim Menangani Izin TMH di Cepi Watu?

EDITORIAL Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya menemukan solusi yang solutif terkait eksistensi tempat hiburan malam di Cepi Watu yang...

Pengacara Muda ini Soroti Kinerja Disnakertrans Manggarai Timur

JAKARTA, POSFLORES.COM--Ardi Gandung, Pengacara muda yang berkantor di Jakarta mempertanyakan sikap Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Manggarai Timur terkait laporan pekerja jaringan...

Kakak Ipar diduga Setubuhi Adik Ipar Sejak Kelas Enam Sekolah Dasar

LABUAN BAJO, POSFLORES.COM--Kasus dugaan pemerkosaan dilakukan kakak ipar terhadap adik ipar terjadi di Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat. Tindakan amoral tersebut saat ini tengah...

Urgensi Masalah Kemanusiaan di Besipae NTT

Aliansi Solidaritas Besipae “Urgensi Masalah Kemanusiaan di Besipae NTT Pada tanggal 14 Oktober 2020, Rombongan Pemerintah Propinsi NTT melalui Polisi Pamong Praja, PORLI dan TNI...
Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0