Banner-Top
Banner-Top

Gempar Matim Lakukan Aksi Tolak Pabrik Semen dan Tambang Batu Gamping

Massa aksi saat berorasi di depan Kantor Bupati Matim. Foto/Ando.
Massa aksi saat berorasi di depan Kantor Bupati Matim. Foto/Ando.

BORONG, POSFLORES.COMGerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar) Matim melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Kabupaten Manggarai Timur untuk mendesak bupati menolak perencanaan pembangunan pabrik semen di Luwuk dan Tambang Batu Gamping di Lengko Lolok, Senin, 13 Juli 2020.

“Kami sudah memasukan surat pemberitahuan aksi sejak 3 hari lalu. Saya bersama teman-teman Gempar Matim sangat kecewa karena hari ini tidak bertemu langsung Bupati Matim, Andreas Agas,” kata Iwan selaku Jenderal lapangan.

Para demonstran diperbolehkan masuk ke ruang rapat bupati untuk berdialog tentang persoalan pabrik semen dan tambang batu gamping. Mereka (demonstran) diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Boni Hasudungan Siregar bersama beberapa pimpinan OPD.

Dalam dialog terbuka tersebut, Iwan menyampaikan 5 pernyataan sikap berdasarkan hasil konsolidasi Gempar Matim. Dirinya meminta Sekda secepatnya menyampaikan pernyataan sikap tersebut ke Bupati Agas.

“Dalam surat pernyataan sikap ada nomor jenderal lapangan. Kami minta secepatnya agar Andreas Agas menanggapi pernyataan sikap kami. Kalau tidak ditanggapi, kami akan melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih banyak,” tegasnya .

Sementara itu, Sekda Matim, Boni Hasudungan Siregar mengungkapkan bahwa, secepatnya ia akan menyampaikan pernyataan sikap Gempar Matim ke bupati.

“Secepatnya saya akan menyampaikan pernyataan sikap ini ke Bupati. Pada hari ini beliau ada kegiatan di Kisol, Kecamatan Kota Komba, makanya tidak bisa berdialog dengan ade-ade Gempar Matim. Sedangkan Wakil Bupati lagi di Mukun,” jelas Boni. [Marselino Ando]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top