Banner-Top
Banner-Top

Hajar Lansia dan Tunawicara, Pak Guru YD Dipolisikan

Ilustrasi kekerasan. Foto/Ist.
Ilustrasi kekerasan. Foto/Ist.

MANGGARAI TIMUR — Korban kasus tindak kekerasan di Kampung Weso Desa Nanga Puun, Elar Selatan polisikan YD (terduga pelaku tindak kekerasan) ke Polres Manggarai Timur.

Korban LA (64) dan KA (54) mendatangi Polres Matim, didampingi pengacara Bone Masri berserta keluarga, Jumat, 30 Oktober 2021. Laporan tersebut dibuktikan dengan surat tanda penerima laporan Nomor : STPL/93/X/2021/NTT/Manggarai Timur.

Dalam salinan surat laporan yang diperoleh posflores.com, korban melaporkan tindak pidana “penganiayaan“, yang telah dilakukan YD terhadap korban LA dan KA. Di mana akibat aksi YD, korban mengalami pendarahan dan luka memar di bagian muka.

“Kami sudah resmi buat laporan. Hari Senin tanggal 1 November nanti dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi, dan juga kami sebagai korban,” ujar LS.

LS berharap, kasus yang menimpa dirinya dan KA (adik LS) bisa diselesaikan dengan terang benderang dan secepatnya terduga pelaku dipanggil.

Diberitakan sebelumnya, terduga pelaku YD yang diketahui sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang mengabdi di SDK Lando Nanga Elar Selatan, telah melakukan aksi kekerasan terhadap LS dan KA yang merupakan seorang tunawicara.

Aksi tak patut ditiru itu terjadi di kediaman LS pada hari Selasa, 26 Oktober 2021 lalu sekitar pukul 18: 00 Wita. Usai dipukul YD, kedua korban langsung lakukan visum di Puskesmas Runus.

Hingga berita ini diterbitkan, posflores.com belum berhasil untuk konfirmasi terduga pelaku. (Yopie).

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top