Banner-Top
Banner-Top

Hendak Melahirkan, Seorang Ibu Hamil di Matim ditandu Warga

Warga tandu seorang  ibu hamil di Matim. Foto/Gusti.
Warga tandu seorang ibu hamil di Matim. Foto/Gusti.

MANGGARAI TIMUR, POSFLORS.COM Sejumlah warga di Desa Compang Wesang, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggrai Timur, NTT terpaksa menggotong Meldiana Fian (35), seorang wanita hamil yang hendak melahirkan di Puskesmas Mano, Rabu, 22 April 2021.

Meldiana terpaksa digotong karena kondisi jalan yang rusak tidak dapat dilewati kendaraan. Selain itu, di Kampung tersebut tidak memiliki fasilitas kesehatan.

Hal itu disampaikan Gusti Fani, Warga Compang Wesang. Menurut Gusti, warga menggunakan kayu dan bambu untuk menandu Meldiana menuju jalan beraspal sejauh 1 kilo meter.

“Kami terpaksa bergotong royong untuk tandu ibu hamil menuju kampung yang ada jalan aspal. Setelah sampai di situ kami menggunakan mobil menuju Puskesmas,” katanya.

Tempuh jarak sejauh satu Km. Foto/Gusti.

Gusti menuturkan, kondisi infrastruktur jalan di Kampungnya sangat memprihatinkan. Kata dia, Warga Kampung Wesang sangat merindukan jalan beraspal.

“Kami menandu ibu hamil atau orang sakit biasanya harus jalan kaki dan melewati jalan yang licin serta becek. Saya dan warga sangat merindukan kondisi jalan aspal seperti di daerah lain,” tuturnya.

Gusti mengaku, Pemerintah Daerah Manggarai Timur tidak pernah memperhatikan masyarakat di Desanya. Menurutnya, akibat kondisi tersebut membuat pelayanan publik jadi terhambat.

“Saya menginginkan Pemda Matim melaui Dinas terkait untuk memberi perhatian khusus untik infrastruktur jalan serta sarana kesehatan yang memadai,” harapnya. (Yunt)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top