Hutan Lindung di Matim Diduga Jadi Tempat Berburu

Borong, Posflores.com – Kawasan hutan lindung di Kenda, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), diduga jadi tempat berburu. Sebab, di kawasan tersebut, ditemukan papan informasi dalam keadaan tumbang, juga, adanya bekas kaki manusia yang keluar masuk hutan.

Warga sekitar, Thomas A. A Sinky Oby, yang ditemui Posflores.com, Jumat (31/7/2020), mengaku, papan yang berisi informasi ‘dilarang masuk ke dalam kawasan hutan lindung’ tumbang sejak sebulan lalu. Kuat dugaan, papan informasi itu, sengaja dirusak oleh oknum tertentu.

“Tiga minggu lalu waktu saya pergi cari rumput untuk sapi di Mbo Ndei, saya lihat papan informasi ini dalam posisi tumbang. Padahal, dua tiang penyangganya terbuat dari pipa besi,” ujarnya.

Menurutnya, papan informasi sangat penting bagi warga sekitar, agar tidak bebas masuk ke dalam kawasan hutan lindung.

“Setidaknya, orang tahu kalau kawasan Kenda merupakan kawasan hutan lindung. Setelah papan itu tumbang, saya lihat beberapa bekas kaki manusia yang keluar masuk hutan. Ada yang pergi cari kayu, tetapi ada juga yang pergi berburu,” katanya.

Ia berharap, dinas terkait memperketat pengawasan di hutan lindung tersebut. Apalagi, terangnya, kawasan hutan lindung Kenda menjadi tempat hidup burung endemik. Ia juga meminta dinas terkait segera memperbaiki papan informasi yang rusak.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Marselus Ndeu, mengaku, pihaknya belum mengetahui kerusakan papan informasi dan dugaan adanya perburuan liar di sekitar kawasan tersebut.

“Satu bulan lalu saya berkunjung ke sana, papan itu masih dalam keadaan normal. Lalu, mengenai dugaan perburuan liar, kami belum dapatkan informasi tersebut,” akunya.

Marselus, berjanji, beberapa hari ke depan, pihaknya akan mendatangi lokasi tersebut guna memastikan keadaan di lapangan.

“Hari Senin kami ke lokasi. Nanti kami dalami masalahnya, kalau sampai ketahuan adanya keterlibatan oknum tertentu, kami akan proses mereka,” tegasnya. (man)

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

News Feed