Jalan Menuju Lokasi Wisata Liang Bua Rusak dan Rawan Kecelakaan

Kondisi jalur Sondeng-Karot yang nampak hancur. Foto: tim PF.

RUTENG, POSFLORES.com-Viktor Hibur, warga Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT meminta Pemkab Manggarai secepatnya memperhatikan ruas jalan Karot Sondeng-Liang Bua.

“Terdapat dua titik ruas jalan yang rusak dan berlubang serta rawan kecelakaan dari arah Karot Sondeng menuju Golobilas,” ujar Hibur, ketika ditemui di ruas jalan Golo Bilas, Kamis (20/06/2019).

Menurut dia, ada tiga penyebab jalan rusak, yang pertama mental masyarakat. Banyak masyarakat yang mencuci kendaraan di pinggir jalan, sehingga mengalir sepanjang jalan kemudian tergenang dan semakin lama menyebabkan kerusakan pada tubuh jalan.
Penyebab kedua, kata dia, jalan rusak karena faktor konstruksi jalan. Air banyak yang tergenang di tengah jalan dan menutup lubang, sehingga pengendara yang baru datang ke sekitar sini akan mengalami kecelakaan, karena lubang jalan yang rusak digenangi air, apalagi kalau musim hujan.

Vicktor meminta Pemkab Manggarai agar secepatnya memperbaiki jalan ini apalagi ada dua titik yang rusak parah dan rawan kecelakaan. Jalur ini juga menuju wisata alam Liang Bua tempat penemuan fosil floresiensis.

“Inikan musim kering, pemerintah kalau bisa secepatnya memperbaiki jalan ini, apalagi jalur ini menuju lokasi wisata Liang Bua, banyak tamu dari dalam dan luar negri yang ingin melihat fosil Floresiensis, namun kalau jalan rusak sangat mengganggu para wisatawan” tegas Vicktor.

Dia jua meminta agar masyarakat tidak mencuci kendaraan di jalan umum, selain menggangu pengendara lain juga merusak jalan raya.

“Saya mengajak masyarakat agar tidak mencuci kendaraan di jalan umum, mari kita jaga agar jalan ini tetap aman dilalui oleh kendaraan” ujar Vicktor.

Pada waktu yang sama Fransiska Inatia Pardani, Kepala Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, melalui pesan singkat menjelaskan, bahwa sebagai pemerintah kelurahan dia berharap ada perbaikan jalan khusus Karot-Golo Bilas mengingat jalan ini adalah salah satu akses dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat dari desa Ranggi dan desa Bangka Kenda yang juga merupakan pelaku perputaran ekonomi di pasar inpres Ruteng.

“Di sisi lain, lanjut Perdani, jalan Karot Golo Bilas juga merupakan akses utk menuju aset pariwisata liang bua. Oleh karena itu harapan saya jalan Karot Golo bilas wajib mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Manggarai,” ujar Pardani dalam pesan singkatnya.(tim PF).

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.