Jawaban Kades Rengkam Terkait Tudingan Laporan Fiktif

Kepala Desa Rengkam, Fransiskus Yunsun. Foto/Nardi Jaya.

BORONG, POSFLORES.COM–Terkait tudingan warga tentang dugaan laporan fiktif pada sejumlah proyek di Desa Rengkam, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur, mendapat tanggapan serius dari Kepala Desa yang Rengkam, Fransiskus Yunsun.

Ditemui di kediamannya, Kamis (12/3/2020), Fransiskus membenarkan jika di Desanya itu belum memiliki Kantor Desa dan untuk sementara, rumah pribadi miliknya menjadi Kantor Desa sejak tahun 2015.

Untuk buat kantor desa itu, sampai sekarang masih pengadaan bahan dan material pak. Tahun 2018, 25 juta dan tahun 2019, 25 juta. Sumber dananya kan ADD toh pak. Rencananya tahun 2020 ini mau dibangun,” ungkapnya.

Terkait proyek pembangunan di Desa Rengkam yang tidak memiliki papan informasi, dirinya mengatakan bahwa, masyarakat di Desanya itu selalu merusak papan tender setiap kali ada proyek desa yang masuk.

Pembangunan Kantor Desa yang belum tuntas. Foto/Nardi Jaya.

Papan tender dipasang pak. Tetapi ada provokator dari luar yang berasal dari desa ini yang memprovokasi masyarakat. Jangankan papan tender, material seperti pasir dan batu mereka kadang buang ke hutan. Drum aspal juga dikasih lubang,” kata Fransiskus.

Fransiskus menjelaskan, dari delapan (8) item laporan yang diduga fiktif itu tidak benar, dengan alasan salah satunya pengerjaan di Natas Terong untuk sementara diberhentikan atas dasar permintaan Pemda Matim.

Sebenarnya kita masih mau lanjut kerja itu pak. Tapi karena dari kabupaten meminta untuk sementara dihentikan dulu dengan catatan selesaikan RPJMDes dan RKPDes yang baru,” jelasnya.

Kata dia, banyaknya material yang ada untuk anggaran pengerjaan tahun 2019 itu, dananya sudah dibayar semua ke pihak ke tiga sambil menunggu pengerjaan dimulai.

Pengerjaannya masih berjalan dan berkesempatan sampai bulan Juni 2020. Kalau tahun sebelumnya saya punya sudah beres karena sudah diperiksa inspektorat,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, laporan pengelolaan Dana Desa (DD) Rengkam, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur, diduga fiktif dan sistem pembangunannya diduga tidak transparan.

Salah satu warga Desa yang namanya enggan dimediakan mengaku, seluruh proyek di desanya tersebut tidak pernah dipasang papan informasi proyek sejak tahun 2015. Selain itu, banyak laporan item proyek yang diduga fiktif tidak sesuai bukti fisik di lapangan.

Posflores.com kemudian melakukan penelusuran bersama warga yang kemudian mendata delapan (8) item proyek yang menurut masyarakat telah dilaporkan tuntas. Delapan item proyek tersebut kemudian tertuang dalam lampiran peraturan Kepala Desa Rengkam Nomor 1 tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Belanja Desa.

Pembangunan tembok penahan tanah yang tidak tuntas. Foto/Nardi Jaya.

Setelah menelusuri beberapa item proyek, ada yang pengerjaannya tidak tuntas, seperti pembangunan tembok penahan tanah yang belum selesai dan materialnya masih di lokasi namun dalam laporannya 100 persen. Dan lebih parahnya lagi soal laporan pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni yang dalam laporannya 100 persen, faktanya tidak terealisasi yang menelan anggaran Rp 120.000.000.

Ketika hal itu ditanyakan, kata Kedes Rengkam bahwa, hal itu kemungkinan salah ketik dalam laporan.

Terkait pembangunan rumah layak huni, kemungkinan itu salah ketik dalam laporan. Kalau ada program pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni, kemungkinan itu salah ketik,” ujar dia. [Nardi Jaya]

Facebook Comments