Banner-Top
Banner-Top

Jhon Lamahoda, Seniman Kertas Koran Butuh Bantuan Dana

Karya Seni dari kertas Koran. Foto/Jhon.
Karya Seni dari kertas Koran. Foto/Jhon.

ENDE, POSFLORES.COMNamanya John Lamahoda (39). Pria asal Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende ini dapat menyulap koran bekas menjadi sebuah karya seni.

Sebelum menjadi seniman, pria yang akrab disapa John ini bekerja sebagai agen di Perusahaan Aspal Cel wilayah Flores Barat.

Jika dilihat dari rekam jejak pria yang dikaruniai 3 orang anak ini sama sekali tidak memiliki baground  seniman. Latar belakang pendidikannya yakni lulusan S1 hukum.

Setelah ditelisik, ternyata pada tahun 2017 ia berguru pada temannya dengan waktu yang cukup singkat. Alhasil, selepas itu ia mulai berdikari dan mampu merintis usaha kecil-kecilan.

“Saya belajar dari seorang teman di Bajawa, Ngada. Saya digembleng selama 2 minggu, dan setelah itu saya mulai kembangkan usaha sendiri,” Ungkap Jhon kepada posflores.com, Kamis (03/12/2020).

Saban hari ia lakoni usaha ini dengan tekun. Dari hasil kerja kerasnya, kini Jhon memiliki tempat usaha yang diberi nama “Bengkel Koran.”

Jhon memproduksi bermacam-macam jenis karya seni, di antaranya ada miniatur mobil, motor, rumah, dan kapal barang.

Bagi yang beragama Kristen, bisa juga memesan rumah patung Bunda Maria. Polesan cat dengan berbagai jenis warna juga menambah keindahan dari hasil karya john.

Hasil karya Jhon ini dibandrol dengaan harga yang bervariasi. Mulai dengan 35.000 hingga Rp 200.000 per buah.

Jhon bercerita, sebelum pandemi Covid-19 melanda NKRI, dalam sebulan dirinya dapat meraup untung hingga Rp 2000.0000

“Kadang bisa mencapai 2 juta rupiah. Kalau dalam situasi sekarang palingan hanya menghasilkan 5 ratus dan bahkan 2 ratus ribu rupiah saja. Kadang kala dalam sebulan tidak menghasilkan apa-apa,” keluhnya.

Jika diibaratkan air laut, saat ini usaha Jhon sedang masa surut. Dalam kondisi seperti ini, tentunya dia ingin memperloleh suntikan dana dari Pemda setempat. Namun, hasilnya jauh dari yang ia harapkan.

“Saya telah berusaha mendekati Pemerintah. Tetapi mereka hanya bisa mendata dan mendata, kemudian hasilnya nol besar,” jelasnya.

Jhon berharap Pemda Ende dapat memberikan kontribusi berupa sokongan dana bagi dirinya dan pelaku UMKM lainya.

“Semoga nanti ada kontribusi dana. Saya juga mengajak generasi muda untuk mengembangkan bakat dan menciptakan kerativitasnya masing-masing. Ini juga bertujuan untuk membangun ekonomi daerah,” ucapnya. (Wil)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top