Banner-Top
Banner-Top

Jika Laporan Tidak Ditindak Lanjut, Warga Desa Golo Lalong Ancam Hadirkan Massa Ke Kantor Bupati Matim

Dua orang warga Golo Lalong, saat memberikan keterangan kepada Posflores.com. Foto/Nardi Jaya.
Dua orang warga Golo Lalong, saat memberikan keterangan kepada Posflores.com. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COMSejumlah warga melaporkan Kepala Desa Golo Lalong terpilih, Kornelius Fisgratus, yang diduga memanipulasi surat pertanggungjawaban (Spj) penggunaan dan pengelolaan Dana Desa (DD) tahap 2, yang  tidak sesuai bukti fisik di lapangan. Laporan yang tidak sesuai bukti fisik tersebut salah satunya jalan lapisan penetrasi (lapen) kampung Nceang yang dalam pengerjaannya dilaporkan sudah 96% namun ternyata belum mulai dikerjakan dan materialnya berhamburan terbawa banjir.

Kondisi jalan menuju Kapela yang dalam SPJ pembangunannya sudah 2%, namun faktax belum nampak, dengan pagu Rp 49.864.500, volume 85 m. Foto/Nardi Jaya.

Laporan pengaduan berupa surat tersebut ditujukan kepada Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, dengan tembusan Kepala Tipikor Manggarai di Ruteng, Ketua DPRD Manggarai Timur, Kepala Dinas PMD Matim, Inspektorat Matim dan Camat Borong.

Livon, salah satu warga Desa Golo Lalong menjelaskan, laporan mereka sudah diterima oleh pihak terkait namun belum ada tanggapannya.

Kami berencana melakukan demonstrasi besar-besaran, jika dalam waktu dekat Inspektorat tidak turun melakukan audit di desa kamiTerakhir, kami membawa surat tembusannya ke Tipikor Ruteng. Dan juga sudah dua kali Sekretaris Desa Golo Lalong, mengadukan hal serupa ke Inspektorat, namun tidak ada tanggapan sama sekali,” tandas Livon, Jumat 6 Desember 2019.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyrakat Desa (PMD) Manggarai Timur, Yoseph Durahi, melalui kepala bidang pembangunan, ketika ditemui Posflores.com menerangkan bahwa, pihaknya akan memanggil Kepala Desa Golo Lalong dan sejumlah perangkat desa lainnya pada hari senin (8/12) untuk melakukan klarifikasi di Dinas PMD Matim.

Kita sudah membuat surat panggilan untuk Plt. Desa Golo Lalong, Bendahara, Ketua Tpk, dan Kades terpilih, kornelius fisgratus, dengan tembusan Bupati Manggarai Timur (sebagai laporan), Wakil Bupati, Ketua DPRD, Inspektorat dan Camat borong,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pelaksana tugas (plt) Desa Golo Lalong, Yoseph Marut, kepada wartawan membeberkan dugaan penyelewengan DD oleh incumbent (Kades terpilih, Kornelius).

Pembangunan jalan sepanjang 643m, dalam SPJ 96%, belum nampak hasilnya. Dengan Pagu Rp 347.870.800, tanpa papan informasi.

 

Pencairan Dana Desa(dd) tahap ke dua saat itu, tanpa sepengetahuan saya. Tiba-tiba muncul SPJ untuk tanda tangan dan saya tolak itu. Dasar penolakan karena, tidak ada dokumen dasarnya sama sekali. Dokumen yang dimaksud adalah RAB dan APBDes. Ternyata yang urus semua itu TPK sama bendahara desa dan status mereka adalah suami istri. Dana tersebut sudah dieksekusi dan pembangunan fisiknya seperti yang dilihat,” jelas Yoseph.

Hingga berita ini diturunkan, Kades terpilih, Kornelius Fisgratus, belum berhasil dikonfirmasi. Saat dihubungi lewat telepon, nomor yang bersangkutan berada di luar jangkauan.(*)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top