Banner-Top
Banner-Top

Kades Rana Masak: Danau Rana Masak adalah Jantung Peninggalan Sejarah Kami

Warga Desa Rana Masak saat lakukan ritual. Foto/Wil.
Warga Desa Rana Masak saat lakukan ritual. Foto/Wil.

BORONG, POSFLORES.COMPemerintah dua desa (Rana Masak dan Golo Ndele) yang ada di Kabupaten Manggarai Timur, saling mengklaim kepemilikan destinasi wisata Danau Rana Masak yang ada di Kecamatan Borong.

Kepala desa Rana Masak, Fransiskus Hada, kepada posflores. com, Sabtu, 20 Juni 2020 mengatakan bahwa, Pemerintah Desa Golo Ndele (Kecamatan Kota Komba), diketahui telah memiliki sertifikat kepemilikan aset wisata Danau Rana Masak, yang terletak di wilayah kekuasaan Desa Rana Masak.

“Kita sebagai pemerintah di Desa Rana Masak tidak menyukai persoalan seperti ini. Saya hanya inggin mengatakan bahwa, tempat wisata Danau Rana Masak merupakan jantung sejarah masyarakat kami. Sejarah sedang tersimpan rapi, baik melalui tokoh adat, maupun dokumen sejarah desa tahun 1951 dan juga pada tahun 1969. Terhitung mulai dari desa gaya lama menuju desa gaya baru hingga sekarang,” kata Hada.

Fransiskus mengatakan, Pemerintah Desa Rana Masak beserta warga menginginkan ada upaya mediasi dari Pemda Manggarai Timur terhadap persoalan dua desa tersebut.

“Soal ternyata danau Rana Masak yang berada di wilayah kami sudah punya sertifikat dari Desa Golo Ndele, kita sebagai pemerintah desa Rana masak tidak pernah tau itu,” kata Hada.

Menurut Fransiskus, pihaknya beberapa hari lalu telah layangkan surat ke lembaga DPRD Matim.

“Ada datang waktu itu anggota DPRD, bapak Salesius Medi, dan juga dari pihak kecamatan. Kita bersama warga diskusi terkait hal tersebut di Kantor Desa Rana Masak,” ujar Hada.

Dikatakan Hada, Anggota DPRD Matim telah mendengar dan melanjutkan soal tersebut ke persidangan bersama Pemerintah Kabupaten. Hada berharap kepada Pemda Matim agar mewujudkan keinginan mediasi dari pihaknya.

“Seandainya tidak ada mediasi, maka kita juga akan menempuh dengan berbagi cara, seperti jalur sejarah, atau jalur hukum,” ucap Fransiskus.

Sementara itu, tokoh adat Desa Rana Masak, Gaspar Bas, mengatakan jika Danau Rana Masak merupakan tanah peninggalan sejarah dari leluhur mereka.

“Ada sejarah nya. Itu orang tua kita dulu omong, pokoknya kalau berlanjut, kita akan buka, dan bangkit,” kata Bas singkat. [Wil Susu]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top