oleh

Kadis Dukcapil Matim: Alat Cetak E-KTP masih Rusak Masyarakat Mohon Bersabar

BORONG, POSFLORES.COMMenindaklanjuti anjuran dan himbauan dari kementrian dalam negeri (Kemendagri) untuk menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing), Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil), Kabupaten Manggarai Timur melayani pengurusan dokumen secara online dan juga melalui WhatsApp di nomor yang sudah disebarkan ke seluruh masyarakat.

Hal itu juga dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di lingkup wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Manggarai Iimur, Robertus Bonavantura, mengatakan bahwa sejak bulan Maret hingga Mei pihaknya telah mencetak ribuan dokumen mulai dari akta kelahiran, kartu keluarga dan surat keterangan (Suket).

Ia merincikan, sudah ada 702 KK yang sudah di cetak, 602 surat keterangan (suket), 1028 akta kelahiran yang terdiri dari 524 akta kelahiran dengan usia 0-18 tahun dan 504 akta kelahiran untuk usia 18 tahun keatas. Untuk akta kematian, kata Bona sebanyak 22 dan akta perkawinan sebanyak 231.

“Warga tidak perlu bolak balik ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Lehong,” ujar Robertus kepada wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Robertus menambahkan sejak bulan Januari hingga Mei, ada dua ribuan data kependudukan yang sudah di terbitkan. Untuk tahun 2020, kata dia, pihaknya optimis akan menerbitkan 5000 data kependudukan.

“Harapannya masyarakat tetap bekerja sama dengan dukcapil dan tidak lupa mengurus data kependudukan. Saat ini yang belum bisa adalah percetakan E-KTP, hal itu disebabkan karena alatnya rusak. Jadi mohon bersabar,” tambah Bona.

Sejalan dengan yang disampaikan oleh kadis Robertus, Sekretaris Disdukcapil Manggarai Timur, Rofinus Juma, mengatakan bahwa staf di disdukcapil terus bekerja melayani masyarakat setiap hari kerja dengan sistem shif sehingga tetap bekerja mengikuti protokol kesehatan.

Rofinus mengatakan kiranya masyarakat mendukung langkah pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Menurut Rofinus, pihaknya akan informasikan ke masyarakat apabila data kependudukan sudah selesai di cetak.

Ia berharap masyarakat bisa mengurus data kependudukan walaupun melalui sistem online.

“Segala syarat sama saja. Tinggal kalau ada yang kurang bisa disampaikan ke petugas,” ucap Rofinus. [Tim]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

News Feed