Banner-Top
Banner-Top

Kadis PUPR Matim: Kami Akan Tolak Jika Hasil Kerja Kontraktor Buruk

Kadis PUPR Manggarai Timur, Yos Marto, saat menerima warga di Kantornya. Foto/Nardi Jaya.
Kadis PUPR Manggarai Timur, Yos Marto, saat menerima warga di Kantornya. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COM Lima orang warga Desa Ranakolong datangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada Selasa (26/11/2019). Warga juga sempat mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Matim dengan maksud melaporkan secara resmi pengerjaan jalan Lapen yang diduga asal jadi oleh  CV. Natalia dengan nama paket Sp. Mok- Ajang-Waelengga.

Kedatangan warga disambut baik oleh Dua Instansi terkait yakni Kepala Dinas PUPR Yoseph Marto dan Ketua DPRD Heremias Dupa.

Setelah mendengar dan menerima laporan warga, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Yoseph Marto, mengucapkan terimakasih atas pengawasan masyarakat yang turut mengontrol pembangunan jalan yang kemudian menjadi polemik tersebut.

Saya mengucapkan limpah terimakasih atas kedatangan warga yang kemudian menjadi pengontrol pembangunan. Berbicara tentang lapen, masyarakat juga tahu dari lapisan satu sampai lapisan terakhir. Jadi mereka juga tidak bodoh-bodoh amat dan saya pastikan, pengawasan yang seperti ini dijamin oleh undang-undang,” ungkap Marto.

Terkait laporan masyarakat, Yos Marto menegaskan tidak akan menerima hasil pekerjaan Kontraktor pelaksana jika memang hasilnya buruk. Yos mengatakan bahwa, kebetulan dirinya sudah mendapat laporan terdahulu dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kami pihak PUPR jelas tidak menerima hasil pekerjaan seperti ini dan PPK sudah sampaikan ke pihak kontraktor (CV. Natalia) untuk perbaikan sepanjang 800 meter itu,” tegas Marto.

Sementara itu Ketua DPRD Matim melalui Wakil ketua, Damu Damian, kepada Posflores.com menegaskan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan turun langsung di lokasi yang bermasalah tersebut.

Pada prinsipnya, DPRD adalah representasi dari masyarakat. Apalagi laporan mereka ini sudah sangat jelas. Dalam waktu dekat, kita akan tugaskan teman-teman sesuai kewenangannya untuk meninjau lokasi tersebut. Jika betul ada temuan, kita akan sampaikan ke instansi teknis dan biasanya nanti akan cepat diselesaikan,” jelas Damu.

Sebelumnya, direktur CV. Natalia, Titus Minggu, kepada Posflores.com mengatakan bahwa, jika masyarakat menemukan ketidakberesan di lokasi agar menyampaikannya kepada para pekerja di lapangan.

Saya mengharapkan bagi warga yang merasa tidak puas atas hasil pekerjaan, segera hubungi para pekerja kita di lapangan agar segera diselesaikan. Jangan lagi merusak jalan yang sudah lapen dengan cara mencungkil. Karena itu akan menambah rusak jalan tersebut,” kata Titus.(*)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top