Banner-Top
Banner-Top

Kapolres Mabar bersama Dandim 1612/Manggarai Tinjau Isoter di RSUD Pratama Komodo

Kapolres Mabar bersama Dandim 1612/Manggarai Tinjau Isoter di Mabar. Foto/Tim.
Kapolres Mabar bersama Dandim 1612/Manggarai Tinjau Isoter di Mabar. Foto/Tim.

MANGGARAI BARAT — Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, bersama TNI (Tentara Nasional Indonesia), melakukan peninjauan langsung ruang Isolasi Terpadu (Isoter), yang berlokasi di RSUD Pratama Komodo Labuan Bajo, Rabu, (18/08/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meninjau kesiapan lokasi, sarana, dan prasarana ruang isoter, sebagai antisipasi adanya lonjakan pasien corona di wilayah tersebut.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, bersama Dandim 1612/Manggarai Letkol Kav. Ivan Alfa, turun langsung ke lokasi peninjauan ruang isoter di RSUD Komodo.

“Saya bersama Dandim 1612/Manggarai melakukan tinjauan langsung, dan pengecekan kesiapan ruang isolasi terpadu untuk mengetahui sarana prasarana di tempat isolasi terpadu di RSUD Pratama Komodo, guna antisipasi sedini mungkin lonjakan Covid-19 di masa PPKM Level III di Manggarai Barat, serta digunakan untuk pasien corona yang membutuhkan ruang isolasi,” ungkap Wibowo.

Sementara itu, fasilitas Isoter di RSUD Pratama Komodo tersebut berkapasitas sebanyak 42 tempat tidur, dan untuk gedung baru berkapasitas 20 tempat tidur beserta perlengkapan penunjang lainnya.

“Ruang isolasi terpadu selain disiapkan untuk antisipasi lonjakan Covid-19, juga direncanakan untuk memindahkan pasien Covid-19 yang di Isolasi di Gedung Olah Raga (GOR) Manggarai Barat, dan menampung para warga masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di rumah yang tidak memenuhi protokol kesehatan,”imbuhnya.

Selain itu, pihaknya akan terus melakukan backup terhadap pelaksanaan tracing, tracking dan treatment (3T) oleh tenaga kesehatan, dalam rangka memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

“Kami dari jajaran Polres Manggarai Barat dan TNI, setiap saat membantu Pemerintah Daerah khususnya tenaga kesehatan dalam menjalankan 3T, dengan harapan kegiatan tersebut akan memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 sampai ke titik nol,” ungkap Kapolres Manggarai Barat.

Dilokasi yang sama, Komandan Kodim 1612/Manggarai Letkol Kav. Ivan Alfa, mengatakan, warga Kabupaten Manggarai Barat harus terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, untuk antisipasi bertambahnya kasus Covid-19.

“Kepada warga masyarakat, kami imbau agar selalu disiplin protokol kesehatan, minimal 5M wajib dilakukan, yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas. Kami bersama dengan Polres Manggarai Barat juga akan terus mendukung langkah langkah percepatan penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat,” terang Dandim.

Dandim juga meminta agar masyarakat ambil peran dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Manggarai Barat.

Dan untuk Tenaga Kesehatan, Dandim meminta agar para Nakes untuk membagi jadwal pada hari sabtu dan minggu sehingga tidak terjadi kekurangan Nakes di lokasi Isoter.

“Untuk hari sabtu dan minggu Tenaga Kesehatan agar masuk setengah hari jangan sampai libur total, karena apabila tenaga kesehatan libur maka akan bertambah yang terpapar Covid-19,” tegasnya.

Tak lupa, Ia juga mengucapan terimakasih kepada para Tenaga Kesehatan dan relawan dalam menangani pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia.

“Terimakasih kepada para Tenaga Kesehatan dan relawan yang saat ini tak mengenal pagi, siang, atau malam, berjuang dan bekerja keras menangani pandemi Covid-19,” ucapnya.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sekda Manggarai Barat Fransiskus Sales Sodo, Direktur Utama RSUD Pratama Komodo yang diwakili oleh KTU Thomas Alfa Edison, S.Kep. didampingi dr. Andre Kepala Seksi Penanganan Covid-19 RSUD Pratama Komodo. (Flo)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top