Banner-Top
Banner-Top

Kapolres Manggarai Barat: Seksi Propam akan Periksa Oknum Polisi yang Bersikap Arogan

Kapolres Mabar, Handoyo Santoso. Foto/Infopublik.
Kapolres Mabar, Handoyo Santoso. Foto/Infopublik.

LABUAN BAJO, POSFLORES.COMTerkait pemberitaan atas aksi anggota Polres Manggarai Barat, yang diduga menganiaya warga yang sedang berkumpul mendapat respon balik dari Kapolres Manggarai Barat.

Kepada posflores.com, Minggu, 12 April 2020, Kapolres Manggarai Barat AKBP Handoyo Santoso, mengatakan bahwa, tidak benar ada caci maki terhadap warga yang berkumpul.

“Tidak benar ada kata makian oleh anggota yang bertugas. Itu hanya info dari pihak warga. Benar pada hari Sabtu tanggal 11 April 2020 sekitar pukul 23.30 wita piket call center 110 mendapat telpon pengaduan dari masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang berkumpul sambil mengkonsumsi minuman keras (Sopi) di Pendopo depan SPM Stella Maris,” kata dia.

Menurut Handoyo, Anggota Piket penjagaan Polres Mabar menuju TKP yang diinformasikan warga.  Sesampainya disana, didapati sekelompok pemuda sedang duduk berkumpul sebanyak 9 orang sambil mengkonsumsi Miras jenis Sopi.

“Anggota langsung ke TKP ketika ada laporan warga. Sesampainya di TKP, anggota piket bersama anggota dalmas yang baru tiba menegur para pemuda tersebut, namun karena tidak diindahkan, sehingga anggota piket penjagaan bersama anggota dalmas mengambil tindakan kepada sekelompok pemuda tersebut. Kemudian setelah dilakukan tindakan oleh anggota, sekelompok pemuda tersebut dibawa ke Mapolres Mabar untuk diambil keterangan dan identitas,” jelasnya.

Selanjutnya piket penjagaan mengantar para pemuda tersebut menuju kantor Pemda Kabupaten Manggarai Barat, tepatnya di Posko Covid 19 untuk didatakan. Kemudian diantar kembali ke Pendopo untuk beristirahat.

Sementara itu, terkait aksi arogan yang dilakukan oleh oknum Petugas, Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat telah memerintahkan Seksi Propam Polres Manggarai Barat untuk memeriksa dan
menindak tegas Oknum Petugas tersebut.

Terkait sikap arogansi petugas di lapangan, saya telah perintahkan seksi Propam untuk periksa oknum yang bersangkutan,” kata Handoyo.

Adapun hasil pemeriksaan terhadap warga tersebut, mereka mengakui bahwa secara bersama-sama sejumlah 9 (sembilan) orang pada saat tersebut mengkonsumsi Miras jenis Sopi di Warung Pendopo samping SMK Stella
Maris Labuan Bajo. Mereka mengakui bahwa dari ke-9 orang tersebut, 8 orang baru tiba di Labuan Bajo pada tanggal 11 April 2020, menggunakan Kapal Ferry, di mana 6 orang menempuh jalur darat dari Bali, dari Surabaya 1 orang, dan dari Lombok-Mataram 1 orang. Mereka mengakui bahwa sudah mengetahui ada himbauan Pemerintah untuk tidak kumpul-kumpul. Hasil koordinasi antara Pihak Kepolisian dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Manggarai Barat, diputuskan bahwa Para Pemuda tersebut akan diinapkan di Rumah Karantina yang disediakan oleh Pemda Manggarai Barat.
Kapolres Manggarai juga mengimbau kepada masyarakat agar mentaati protokol dan anjuran pemerintah untuk menerapkan Physical Distancing, tidak berkumpul atau membuat keramaian, tetap tinggal di rumah. Selalu memakai masker ketika terpaksa harus keluar rumah, serta rutin mencuci tangan menggunakan sabun.
Diminta untuk tetap tenang, jangan mudah
terprovokasi, dan mendukung berbagai upaya Pemerintah Pusat hingga Daerah serta
aparat keamanan untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten
Manggarai Barat. [YS]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top