Banner-Top
Banner-Top

Karakter Seseorang Dapat Dibentuk Melalui Sastra

IMG_20211211_180833

Borong,–Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, menggelarkan kolaborasi literasi sastra bersama SMAK Pancasila Borong, pada Sabtu, 11/12/21, di halaman sekolah SMAK Pancasila Borong, Kecamatan Borong, Kelurahan Rana Loba.

Kolaborasi ini sebagai bentuk memanusiakan manusia lewat sastra. Selain itu, literasi sastra yang hadir dari ruang intelektual Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, merupakan sumbangsih penting dalam membentuk karakter, dan memperhalus jiwa sekaligus ketajaman dalam bernalar.

Hal senada juga disampaikan oleh kepala sekolah SMAK Pancasila Borong, RD. Hermen Sanusi. Negara Indonesia mencanangkan gerakan literasi di setiap sekolah. Gerakan ini guna meningkatkan kemampuan siswa/i dalam dunia literasi dan juga mengembangkan potensi-potensi dari siswa/i itu sendiri.

“Indonesia mencanangkan gerakan literasi sekolah. Dan penting karena literasi di negara kita saat ini menempati urutan kedua dari terakhir yakni urutan ke- 61 dari 62 negara,” jelas Hermen.

Perwujudan literasi sastra dalam kehidupan manusia menjadi penting. Bukan hanya untuk kaum pelajar, dan tenaga pendidik, tetapi juga untuk masyarakat luas.

“Dengan membaca juga dapat memanusiakan diri sendiri. Membaca juga menegaskan kemanusiaan kita. Maka kegiatan literasi pada hari ini memberi makna baru khususnya kepada diri kita sendiri,” tutupnya.

Prodi PBSI Universitas Katolik Indonesia harus menjadi rumah sekaligus ruang berkreasi. Di mana salah satu pembentukan karakter seseorang lahir dari ekspresi. Hal ini disampaikan Bernardus T. Beding, dosen sekaligus pembina UKM Litera. Demikian Berno, seorang guru harus mampu berkreasi, berinovasi lewat pelbagai macam hal.

“Mahasiswa Prodi PBSI Unika Ruteng harus mampu berkreasi dan berinovasi. Dan salah satunya melalui sastra. Karena dari sastra orang mendapatkan banyak hal. Dan sastra juga bagian dari ekspresi, ” ungkapnya.

UKM dengan pelbagai program termasuk kegiatan ekstrakulikuler lainnya, harus di manfaatkan benar oleh mahasiswa untuk mengembangkan potensi-potensi mereka. Karena dari sastra seseorang mendapatkan banyak hal.

“Konteks untuk hari ini bagian dari kegiatan ekstrakulikuler atau yang formalnya itu studi Tour. Setiap kegiatan harus ada feedback-nya. Kami mengucapkan terima kasih kepada SMK Pancasila Borong atas kesempatan yang berharga ini. Semoga ke depannya kolaborasi terus dilakukan,” tutupnya.

Penulis: Waldus Budiman

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top