Kejaksaan Negeri Manggarai dan BPK NTT diminta Respon Laporan Warga

RUTENG, POSFLORES.COM—Kejaksaan Negeri Kabupaten Manggarai dan BPK Perwakilan Nusa Tenggara Timur diminta agar secepatnya merespons laporan warga Desa Goloworok.

Hal tersebut berhubungan dengan dugaan korupsi dana desa yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Goloworok ( FRS) dan Pelaksana tugas (Plt) desa Goloworok (SD) yang menjabat sejak Oktober 2019 hingga sekarang.

Phillipus, salah salah satu warga Desa Goloworok kepada posflores.com berharap agar Kejaksaan Negeri Manggarai tidak mengecewakan masyarakat yang melapor.

“Harus segera disikapi dengan langkah proaktif dari Kejaksaan Negeri Manggarai termasuk BPK Perwakilan NTT untuk melakukan audit investigatif guna menemukan kepastian berapa sebenarnya kerugian negara yang nyata dan pasti,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 92 warga Desa Goloworok mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai (9/7/2020) guna melaporkan mantan kepala Desa Goloworok beserta Plt Desa.

Menurut warga pelapor, FRS diduga telah melakukan korupsi dana desa dengan total kerugian mencapai 1 milliar lebih. Sementara itu, SD (Plt) diduga telah menyalahgunakan dana desa tahun anggaran 2020 di tengah pandemi covid-19. Selain melaporkan dua hal itu, masyarakat juga hadir untuk melaporkan laporan keuangan akhir tahun yang diduga fiktif. [Event Mardivanto]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

News Feed