Banner-Top
Banner-Top

Keluarga Miskin di Matim akan Mendapatkan BLT

Ilustrasi Uang.net
Ilustrasi Uang.net

BORONG, POSFLORES.COMPemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan mengalokasikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada keluarga miskin yang terdampak Covid-19.

Kepala Dinas PMD, Yosef Durahi, saat ditemui posflores.com di ruang kerjanya, Selasa, 21 April 2020 mejelaskan, masing-masing kepala keluarga akan mendapatkan Rp 600.000, selama tiga bulan, sehingga total menjadi Rp 1,8 juta.

Yosef Durahi, Kepala Dinas DPMD Manggarai Timur. Foto/Yon Sahaja

“BLT Dana Desa tersebut akan fokus kepada warga desa terdampak Covid-19 yang selama ini belum dicover program lain dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan non tunai dan lainnya,” jelas Durahi.

Yosef menginginkan, semua warga desa khususnya yang terdampak Covid-19 ini dapat terbantu dengan peralihan dana desa ke bantuan langsung cair tanpa melalui lembaga keuangan seperti Bank. Mengingat akses di Matim yang bisa dikatakan agak sulit dijangkau oleh masyarakat yang datang dari jauh.

Lebih lanjut, Yosef menegaskan agar Kepala Desa dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah Matim untuk segera mendata warga desa yang dianggap layak mendapat BLT tersebut. Dirinya berharap agar melaksanakannya dengan jujur dan transparan sesuai juknis dan regulasinya.

“Penerima BLT Dana Desa ini tidak berlaku untuk pensiunan PNS, TNI, POLRI dan Pengusaha. Tidak juga untuk warga yang sudah mendapatkan PKH. Tetapi untuk masyarakat yang penghasilannya 600 ribu ke bawah, termasuk para honorer yang gajinya dibawah 600,” tegasnya.

Seperti diketahui, pijakan hukum penyaluran BLT ini yakni Peraturan Menteri Desa PDTT (Permendes) Nomor 11 Tahun 2020 dengan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Program Padat karya Tunai Desa sebagai operasional Permendes. [Nardi Jaya]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top