Kewalahan Dana, Penggusuran Jalan Tani Terpaksa Dihentikan

Warga sedang sedang beristirahat melepas lelah. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.COM–Penggusuran jalan tani di wilayah Wae Rana, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur terpaksa dihentikan lantaran kurangnya dana yang dikumpulkan warga setempat.

Pengerjaan jalan tani yang berlokasi di Kembo tembus Rande-Watu Kana itu, memang membutuhkan dana yang cukup tinggi dan saat ini yang terkumpul tidak mencapai target. Pengerjaanpun terpaksa dihentikan. Hal ini dikatakan Maksi Papik kepada Wartawan Selasa, (22/10/2019)

“Dana yang dipakai untuk pengerjaan jalan ini merupakan hasil patungan dari warga setempat. Ketika dalam perjalanan, dananya kurang dan tidak bisa dilanjutkan,” ucap Maksi, inisiator kegiatan.

Kendati demikian, warga berencana akan melanjutkan pengerjaan jalan tersebut dengan peralatan seadanya.

“Kami berencana melanjutkan pengerjaan jalan ini secara manual menggunakan peralatan seadanya seperti skop dan linggis,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Mereka masih terus berharap, pemerintah setempat memperhatikan kerinduan mereka yakni jalan, mengingat wilayah tersebut merupakan daerah penghasil seperti padi, Pisang, Cengkih, Kakao dan tanaman lainnya.

“Wilayah ini tanahnya begitu subur dan dikategorikan sebagai lumbung padi masyarakat Wae Rana. Kami sangat berharap pemerintah setempat mengalokasikan dana untuk pembuatan jalan yang sejak dulu kami rindukan. Minimal bisa masuk sepeda motor,” pungkasnya

Pantauan media ini, tercatat 120 kepala keluarga yang menggarap tanah untuk berkebun di wilayah itu dan tiap harinya melintasi jalan yang jaraknya kurang lebih 5 KM dari Kampung Ranameti-Wae Rana.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.