Banner-Top
Banner-Top

KPK Apresiasi Terobosan Bupati Manggarai Barat

Bupati Mabar, Edi Endi saat tanda tangan MoU di Kupang. Foto/Tim.
Bupati Mabar, Edi Endi saat tanda tangan MoU di Kupang. Foto/Tim.

KUPANG, POSFLORES.COM KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengapresiasi terobosan Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Edistasius Endi dalam menandatangani PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT.

Ini merupakan PKS kedua yang dilakukan Bupati Edi Endi, setelah sebelumnya melakukan hal serupa dengan 60 subjek pajak di Manggarai Barat, baik pajak negara maupun pajak daerah. (KI-01).

KPK memberikan apresiasi karena terobosan Bupati Manggarai Barat dalam mengoptimalkan sumber penerimaan daerah merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Pemerintah Daerah di Indonesia.

“Ini inovasi yang sangat bagus. Sebab dengan adanya MoU seperti ini, Pak Bupati tidak kesulitan dalam menagih pajak Galian C. Apalagi potensinya memang sangat besar,” kata Ketua Satuan Tugas Koordinasi Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK Dian Patria, Selasa 22 Juni 2021.

Menurut Patria, berdasarkan data yang didapatkan KPK ada 16 usaha Galian C di ujung barat Pulau Flores itu.

“Ada 16 usaha galian c di Mabar. Dengan adanya PKS maka Pemkab Manggarai Barat dapat mengoptimalkan sumber penerimaan dari pajak Galian C,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi membenarkan bahwa dirinya berinisiatif melakukan hal tersebut guna menekan kebocoran pajak galian C.

“Ini bagian dari tanggung jawab untuk menekan kebocoran pajak galian C. Dan ini merupakan langkah inovasi yang belum ada di kabupaten lain dan pertama di Indonesia,” jelasnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya PKS ini maka dipastikan penerimaan daerah dari pajak galian C akan semakin transparan dan akuntabel.

“Kalau penerimaan daerah optimal, tentu bisa menunjang pembangunan sekaligus tercapainya kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (Yon)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top