Selasa, 9 Maret 2021

Kuasa Hukum: Jangan ada Pihak yang Menggoreng Situasi ini

BORONG, POSFLORES.COMAleksius Marianus Adu, SH, selaku Kuasa hukum Salesiu Medi mengatakan bahwa kejadian yang menimpa kliennya dan Christina Natalia Carvallo merupakan sebuah kejadian miskomunikasi dan berujung pada misunderstanding.

“Menurut hemat kami ini bukan sebuah perkara. Karena bersifat situasional dan insidentil,” katanya kepada posflores.com, Jumat (04/12/2020).

Lebih lanjut pengacara yang akrab disapa Aleks ini mengungkapkan bahwa bisa saja saat itu Salesius Medi dan Christina Natalia Carvallo sama-sama berada dalam kondisi kelelahan. Oleh karenanya situasinya tidak kondusif dan terjadi miskomunikasi.

“Kejadian itu sangat situasional. Coba dibayangkan bagaimana Salesius Medi berada di puskesmas Borong dari pukul 13.00 wita dan korban baru mendapatkan tindakan medis pada pukul 20.00 wita, dan terjadi miskomunikasi lantantaran korban baru mendapatkan fasilitas rawat inap pada pukul 00.50 wita,” ungkapnya.

Dijelaskannya, berhubung kedua belah pihak sudah saling melapor kepada pihak kepolisian, oleh karenanya dalam pemeriksaan materil/pidana harus berbasis pada Lokus dan Tempus delikti.

“Untuk itu, pihak-pihak yang bukan merupakan saksi di tempat kejadian perkara(TKP) untuk tidak menggoreng – goreng situasi ini. Dan kejadian ini harus dilihat secara obyektif dan proporsional,” jelasnya.

Lanjutnya, berhubungan persoalan ini masih pada level penyelidikan dan belum masuk pada sebuah perkara, maka pihaknya sambut baik keinginan maupun upaya positif dari teman-teman PPNI Pusat dan NTT yang sudah terkonfirmasi datang ke Borong melalui pembicaraan video call dan pesan Watsapp baru-baru ini.

“Saya sudah komunikasi dengan Ketua PPNI Pusat. Beliau mandatkan Ketua PPNI Provinsi NTT untuk datang ke Matim dengan membawa misi perdamaian pada hari Selasa, (08/12/2020) ,” katanya.

Menurutnya, melalui peristiwa ini semoga ada perubahan dan perbaikan serta peningkatan mutu pelayanan, baik di DPR maupun kesehatan.

“Klien kami dan Christina Natalia Carvallo adalah putra putri terbaik Manggarai timur yang sudah mendapat kepercayaan masyarakat untuk masuk ke ruang publik, guna mengemban tugas- tugas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Pada akhir wawancara ia mengajak kita semua untuk mengambil makna dari peristiwa ini dalam rangka perbaikan mindset dan semngat menuju pada satu perubahan.

“Kita orang Manggarai seharusnya menjunjung tinggi kearifan dan keluhuran budaya Manggarai. Hentikan, neka pande ritak (jangan bikin malu),” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, persoalan antara Salesius Medi yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dengan Cristina Carvallo berawal dari adu mulut di Puskesmas tempat Cristina Mengabdi.

Hal tersebut terjadi lantaran ada kesalahpahaman antara dua anak manusia tersebut yang berujung pada saling lapor ke pihak Kepolisian Polres Manggarai Timur. ( Ando)

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0


0

- Advertisement -

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0