Lansia ini Protes tidak Mendapat BLT, ini Penjelasan Kades Setempat

Lansia MD. Foto/Ando.

BORONG, POSFLORES.COMPendataan dan pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, diduga tidak tepat sasaran dan tidak transparan.

Persoalan itu dikeluhkan oleh MD (60), seorang janda yang ditinggal mati suaminya sejak 4 tahun lalu. Kepada Posflore.com, Sabtu, 23 Mei 2020, MD mengaku sudah mengumpulkan berkas-berkas, seperti KTP. Anehnya, pada saat jadual penerimaan BLT namanya tidak terdaftar.

“Saya sudah mengumpulkan berkas seperti KTP. Tetapai yang anehnya, waktu penerimaan BLT kemarin nama saya tidak terdaftar,” jelasnya.

Menurut MD, dirinya merasa sangat kecewa lantaran namanya dialihkan ke orang lain tanpa sepengetahuannya.

“Memang saat ini saya tinggal bersama anak saya. Hanya yang buat saya kecewa, mereka mengalihkan nama tanpa sepengetahuan saya,” ungkap MD.

Sementara itu, Merdianus Jehaman selaku Kades Golo Kantar, kepada posflores.com mengungkapkan fakta yang berdeda.

“Anaknya yang perangkat desa (ketua dusun) dapat bantuan sosial dari pusat. Saya minta bantuan diserahkan ke ibunya karena aparat yang bersangkutan gajinya lebih dari Rp. 600.000, makanya nama mama MD diganti, biar tda ada pendobelan. Dan setahu saya, mereka sudah rembuk baik bersama anaknya. Yang menggantikan nama beliau itu anak mantunya,” ucap Kades Jehaman.

Dikatakan Jehaman, dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan cek lagi uang yang diterima oleh Ketua Dusun setempat.

“Dalam beberapa hari ke depan, saya cek lagi terkait uang tersebut. Kalau memang uangnya tidak sampai ke tangan mama MD, maka saya akan ambil kebijakan dengan memotong gaji aparat tersebut,” tutupnya. [Marselino Ando]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0