LSM-LPPDM: Bupati Deno Pembangkang Maklumat Kapolri

Ahang, saat berorasi di depan di Ruteng. Foto/Event.

RUTENG, POSFLORES.COMLSM-Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM), menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Manggarai, Senin (4/5/2020).

Terpantau, jumlah massa aksi sekitar empat orang. Mereka tiba di depan Kantor Bupati sekitar pukul 09.00 Wita, menggunakan angkot warna hijau dan membawa spanduk yang bertuliskan “DENO PEMBANGKANG MAKLUMAT KAPOLRI.”

Aksi tersebut menyita perhatian masyarakat Kota Ruteng. Beruntung di sela-sela itu anggota Intel Polres Manggarai berhasil membubarkan masa yang hendak menyaksikan aksi tersebut.

Ketua LSM-LPPDM, Marselinus Nagus Ahang, dalam orasinya menuntut Bupati Manggarai, Deno Kamelus, yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Pencegahan covid-19 Kabupaten Manggarai, untuk menghentikan anjangsana politik pada masa isolasi diri, dalam situasi covid-19 dengan modus membagi sembako di setiap desa dan kecamatan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Segera saudara Bupati Deno Dr. Deno Kamelus, SH.,MH menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden RI, kepada Kapolri, kepada Kapolda NTT, kepada Uskup Ruteng, kepada Ketua MUI, para Pendeta, masyarakat Manggarai, para Kepala Sekolah, pengelola PAUD, PKBM, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi di Kabupaten Manggarai, atas pembangkangan dari saudara terhadap maklumat Kapolri dan surat edaran Menteri PAN-RB,” kata Ahang.

Dalam kesempatan itu juga, mereka meminta kepada Kapolres Manggarai segera menghentikan kegiatan Bupati Manggarai yang mengumpulkan banyak orang di tengah Pandemi Covid-19.

“Mengapa selama ini ketua gugus melanggar Maklumat Polri dengan mengumpulkan banyak orang. Sementara Ketua Tim Penangan Covid-19 tingkat Kabupaten Manggarai, Deno Kamelus sendiri telah mengeluarkan surat larangan berkumpul dan beribadah bersama di Gereja, di Masjid, dan menghentikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah,” ucap Ahang.

“Karena itu, hari ini LSM LPPDM mengajukan somasi kepada Bupati Manggarai,” tambahnya.

Ia kembali menegaskan, Ketua Komando Gugus Tugas Pencegahan dan Penangan Covid-19 Kabupaten Manggarai tidak boleh menggunakan jabatannya untuk kepentingan politik.

Setelah orasi di depan kantor bupati, massa aksi terus ke Mapolres Manggarai untuk menemui Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodo, untuk menanyakan alasan mengizinkan pembagian sembako oleh Bupati Manggarai yang menyebabkan kerumunan.

Namun, Kapolres Manggarai tidak berada di tempat. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun posflores.com, Kapolres Manggarai sedang mengikuti rombongan Bupati Manggarai membagikan sembako di Kecamatan Satarmese Utara. [Event Mardivanto]

Facebook Comments

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0