Banner-Top
Banner-Top

Mahasiswa Asal Matim Terima Sumbangan Sembako dari Dosen

Mahasiswa saat menerima sumbangan. Foto/Event.
Mahasiswa saat menerima sumbangan. Foto/Event.

MAKASSAR, POSFLORES.COMDosen Pembimbing Akademik (PA) di Kampus STKIP PI Makassar menyumbang sembako berupa 1 papan telur dan 1 karung beras (berisi 15 kg) kepada mahasiswa bimbingannya yang berasal dari Provinsi NTT dan Sulawesi Selatan pada hari Kamis (7/5/2020).

Aksi sosial ini dilakukan karena adanya keprihatinan terhadap mahasiswa asal NTT dan Sulsel di tengah wabah Covid-19 yang semakin memuncak serta pemberlakuan PSBB di Makassar.

Bantuan sembako ini merupakan langkah lanjutan sebagai jawaban atas usulan Dosen PA terhadap lembaga pendidikan YASPIM, STKIP PI Makassar. Bahan sumbangan tersebut berasal dari rekan dosen dan staf kepegawaian kampus dan hasil donasi dari masyarakat.

Muhamad Fahreza, salah satu dosen PA yang turut melakukan aksi sosial itu menuturkan bahwa, untuk mahasiswa bimbingannya, sumbangan sembako itu hanya dikhususkan bagi mahasiswa kelas 2D, dan ada pula mahasiswa kelas lain yang dibagikan oleh dosen PA Masing-masing.

“Tanggungjawab dosen PA bukan hanya sekedar akademik, namun sebagai pengganti orangtua di kampus. Sebagaimana layaknya orangtua pasti akan selalu memastikan kebutuhan anak-anaknya terpenuhi. Minimal dapat memberikan perlindungan dan jaminan kepada mahasiswanya,” tutur Fahreza melalui pesan WhatApp kepada posflores.com.

Ia berharap bantuan sembako itu bermanfaat dan Insha Allah mahasiswanya sehat selalu.

“Kita tidak pilih kasih. semua sama, kami tidak memilih wilayah, untuk mahasiswa siapa pun itu, pantas menerima bantuan. Harapannya, semoga mahasiswa selalu sehat,” tambah Fahreza.

Atas bantuan itu, Eventinus Suparno (22), salah satu mahasiswa bimbingan Fahreza yang berasal dari Manggarai Timur, NTT, menjuluki dosen PA tersebut sebagai dosen berhati Malaikat.

“Bagi kepercayaan saya Katolik, Malaikat adalah orang berhati baik. Dia selalu menjadi penjaga untuk semua orang termasuk orang miskin. Saya juluki itu pada dosen PA saya, Bapak Muhamad Fahreza,”  ungkap Even kepada posflores.com. [Wil Susu]

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top