Banner-Top
Banner-Top

Mahasiswa Fapet Undana Mendapat Bantuan Sembako dari Dosen

Mahasiswa Fapet Undana mendapat bantuan sembako dari dosen. Foto/Ignas.
Mahasiswa Fapet Undana mendapat bantuan sembako dari dosen. Foto/Ignas.

KUPANG, POSFLORES.COMDemi mengurangi beban ekonomi mahasiswa akibat Covid-19, para dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memberikan bantuan sembako kepada mahasiswa.

Dr. Ir. Johanis Ly, M Sc, salah satu dosen Fapet Undana itu mengatakan bahwa, bantuan tersebut berupa 5 kg (kilo gram) beras, 10 bungkus mie instan dan 15 butir telur ayam.

“Ada sekitar 300 paket yang akan dibagikan. Setiap paket berisikan 5 kg beras, 10 bungkus mie instan dan 15 butir telur. Sembako tersebut bersumber dari belasan dosen di Fapet Undana,” kata Johanis.

Kata Johanis, terkait dana untuk membeli barang-barang tersebut merupakan dana milik pribadi para dosen.

“Bantuan sembako itu bersumber dari dana pribadi dosen, bukan dari institusi,” kata Johanis kepada posflores.com (27/4/2020).

Lebih lanjut, Johanis menambahkan bahwa, pada prinsipnya pembagian sembako tersebut untuk semua mahasiswa Fapet, namun karena kemampuan dosen terbatas maka hanya untuk mahasiswa yang kurang mampu terutama mahasiswa yang tinggal di kos-kosan yang berasal dari luar pulau Timor.

Menurut Johanis, untuk tahap pertama ada 222 mahasiswa yang menerima bantuan dari para dosen. Sementara untuk tahap selanjutnya masih akan menyusul dan sedang dibuatkan data baru.

Hironimus Ferti Jengalu, salah satu mahasiswa yang mendapatkan bantuan sembako tersebut menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada para dosen Fapet.

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak ibu dosen Fakultas Peternakan Undana yang dengan tulus hati membantu kami dalam kondisi yang kurang mampu, di tengah pandemi Covid-19,” ucap Hironimus.

Dirinya sangat mengapresiasi tindakan nyata para dosen yang sangat peduli dengan keadaan mahasiswanya.

“Saya sendiri sebagai salah satu mahasiswa Fapet Undana yang menerima bantuan sembako ini sangt mengapresiasi tindakan nyata dari bapak ibu dosen fapet,” ungkapnya. [Ignas Tulus].

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top