Jum. Feb 28th, 2020

Mengawal Nusa Tenggara Timur

Mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng, Laksanakan PkM ke setiap Paroki di Manggarai Raya

2 min read

Mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng PkM di setiap Paroki di Manggarai Raya. Foto/Isno.

Oleh: Valery Isno

 

RUTENG, POSFLORES.COM– Lembaga Pendidikan Unika Santu Paulus Ruteng, Manggarai, di tahun 2019 ini kembali melaksanakan darma pengabdian kepada masyarakat selain pengajaran dan penelitian dipersyaratkan dalam tridarma perguruan tinggi.

Terkait darma pengabdian kepada masyarakat yang berwujud pelayanan untuk perayaan gerejani (asistensi) Natal dan Paskah bukanlah hal baru bagi lembaga ini. Jauh sebelumnya, sejak lembaga yang dikelola Yayasan Santu Paulus (Yaspar) ini sejak didirikan hingga berstatus universitas telah melakukan kegiatan pelayanan serupa. Asistensi menjadi “trade mark” lembaga yang telah memasuki usia 60 tahun ini.

Untuk pelayanan Natal tahun ini, tercatat 20 kelompok PkM yang akan menyebar ke berbagai penjuru Manggarai Raya (Keuskupan Ruteng).

Kelompok-kelompok ini umumnya dibentuk dari warga setiap program studi ditambah beberapa kelompok berbasiskan organisasi. Informasi yang berhasil dihimpun posflores.com dari Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI), Romo Bonefasius Rampung, Pr, tercatat kelompok itu tersebar pada 12 stasi dan 8 paroki.

Sebaran kelompok pelayanan PkM Natal tahun ini, mencakup tiga wilayah Nuca Lale (Manggarai Raya) yakni 4 kelompok Prodi PBSI ber-PkM di Paroki Ponggeok (Stasi Mocok), Rekas (Stasi Meter), Mbata (Stasi Wano, dan Paroki Narang; Prodi Teologi 1 kelompok di paroki Beo Kina (Stasi Manong); 2 kelompok Prodi PAUD ke Paroki Benteng Jawa dan Waning (Stasi Momol); 2 kelompok Prodi Matematika ke Paroki Lengkong Cepang dan paroki Wae Nakeng; 1 kelompok Prodi Bahasa Inggris ke Paroki Waelengga; Prodi PGSD 6 kelompok ke paroki Sita (Stasi Rama), Golo Welu (Stasi Lawi), Tentang (Stasi Lareng), Denge (Stasi Keka Rejo), Wae Kesambi, Wajur (Stasi Ngawe); dan sisanya dari kelompok organisasi kedaerahan ke Paroki Santu Markus Pateng (Stasi Jimbor) dan di Paroki Benteng Jawa (Stasi Lengko Tegol).

Dekan FKIP, Romo Mex Regus, Pr, kepada posflores mengatakan, asistensi Natal dan Paskah, mahasiswa sebetulnya bagian dari kegiatan PKM yang merupakan bagian resmi juga dari kegiatan mahasiswa.

“Keprodi PBSI, Romo Bone Rampung, menjelaskan bahwa semua rombongan yang berasistensi ini merupakan “duta-duta” UNIKA, karena mereka inilah yang akan menghadirkan wajah UNIKA secara nyata kepada masyarakat atau umat.

Kita dan UNIKA berbangga, karena setiap tahun mengutus duta-duta pelayanan kepada seluruh umat atau masyarakat. Ini baik dan penting karena lembaga UNIKA ini milik semua umat di Keuskupan Ruteng. Dengan ini juga UNIKA semakin dikenal dan berkesempatan untuk diperkenalkan,” imbuh mantan pembina di Seminari Pius XII Kisol ini.

Menyinggung banyaknya kelompok PkM, Imam asal Poco Leok, yang akan mendampingi kelompok PkM ke Stasi Mocok ini menjelaskan bahwa, pembentukan kelompok-kelompok ini penting dalam rangka membuka peluang bagi warga UNIKA untuk menyumbangkan aneka potensinya dalam berbagai keterampilan (dirigen, organis, bernyanyi, menari, lektor, dll).

Kelompok kecil ini, agar semakin banyak yang tampil dan tidak terkesan ada yang tenggelam dalam kelompok massal. Setiap mahasiswa harus memanfaatkan peluang ini,” tandas imam yang setia berliterasi (berkata-kata) di atas bunga-bunga ini.

Semua kelompok yang berasistensi dengan jumlah anggota yang beragam antara 50—90-an orang ini didampingi para dosen baik dosen awam maupun dosen imam.

Pendampingan tetap ada karena kegiatan ini diintegrasikan dengan kegiatan kampus atau dua darma lainnya. Inikan kegiatan yang nantinya ada nilai Satuan Kredit Ekstarakurikuler (SKE) yang turut berkontribusi pada penilaian,” jelasnya.(*)

Facebook Comments