Masyarakat Serahkan Tanah, Pemda Matim Berencana Bangun Stadion Olahraga Di Nangarawa

oleh -1.993 views
Bupati Matim, Andreas Agas, bersama masyarakat desa Bamo, Kota Komba, saat meninjau lokasi tanah yang diserahkan kepada Pemda Manggarai Timur. Foto/Nardi Jaya.

Oleh: Nardi Jaya

 

BORONG, POSFLORES.Com–Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur pada Selasa (27/8/2019) meninjau lokasi perencanaan pambangunan stadion di Kampung Nangarawa Desa Bamo Kecamatan Kota Komba.

Kunjungan tersebut disertai dengan acara penyerahan tanah milik Desa Bamo ke Pemerintah Daerah Manggarai Timur seluas 10 ha, setelah sebelumnya kepala desa Vinsensius Bela dan tokoh adat setempat bersama rombongan bupati menyisir untuk menentukan batas-batas tanah yang akan diserahkan.

Bupati Matim Andreas Agas, SH, M.Hum kepada media ini mengapresiasi Masyarakat Desa Bamo terlebih kusus tokoh adat yang kemudian turut hadir melibatkan diri untuk menjadi pelaku sejarah yang menyaksikan penyerahan tanah tersebut.

“Kesannya baik. Artinya masyarakat Desa Bamo turut serta melibatkan diri untuk menjadi pelaku dan saksi sejarah penyerahan tanah ini, supaya tidak terjadi konflik kedepannya,” tandas Agas.

Dirinya menambahkan, konsep pembangunan jangka panjang dari lahan tersebut adalah untuk pembangunan Stadion Olahraga, Sekolah Bakat Prestasi dan bumi perkemahan.

“Rencana jangka panjang kita untuk pembuatan Stadion atau Gor kemudian sekolah bakat prestasi dan bumi perkemahan. Sasarannya untuk generasi,” pungkasnya

Terkait infrastruktur dan akses lain yang dibutuhkan untuk menunjang pembangunan tersebut, Agas mengatakan bahwa itu merupakan skala kebutuhan yang nantinya akan dibenahi.

“Jalan lintas Pantai selatan dari Borong-nangarawa tembus wae lengga. Kemudian Nangarawa-Bamo Paundoa tembus Munde. Itu merupakan skala kebutuhan yang kita akan benahi,” kata Agas.

Pantauan Posflores.com, Warga kampung Nangarawa terlihat senang menyambut pembangunan tersebut. Salah satu Tokoh muda bernama Usnan mengaku senang dengan rencana pembuatan Stadion di Kampungnya

“Saya sangat senang. Yang pastinya kampung saya akan maju dan tidak terisolir lagi. Banyak sekali penghasilan baik dari sektor pertanian, peternakan dan perikanan di kampung kami. Tapi sama saja. Kami masih tertinggal dalam hal pembangunan. Contohnya Listrik, jaringan dan jalan. Mungkin itu kebutuhan pokok kami saat ini,” ungkapnya dengan nada serius.

Dia berharap, semoga yang dijanjikan akan segera terealisasi.

“Saya berharap Semoga tidak hanya janji. Secapatnya direalisasi,” tutup Usnan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Timur Lucius Modo, Para Kepala Dinas dan OPD lingkup Kabupaten Matim, tokoh Adat dan tokoh masyarakat.(*)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *