Banner-Top
Banner-Top

MENGAPA ISU MENGENAI BENCANA PANDEMI COVID-19 SANGAT BERNILAI DAN MENARIK PERHATIAN KHALAYAK?

Ilustrasi covid-19
Ilustrasi covid-19

MENGAPA ISU MENGENAI BENCANA PANDEMI COVID-19 SANGAT BERNILAI DAN MENARIK PERHATIAN KHALAYAK?

Oleh : Anjelus Durma, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira Kupang.

 

Hari-hari ini, kita dihadapkan oleh pandemi Virus Corona (COVID-19) yang melanda di seluruh Negara di dunia termasuk Indonesia.

Covid-19 merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh novel coronavirus atau Virus Corona jenis baru. Covid-19 singkatan dari Corona (CO), Virus (VI), Disease (DI), penyakit yang ditemukan pada 2019. Virus ini menyerang sistem pernapasan manusia, dan vatalnya Virus ini dapat terinfeksi dari orang ke orang. (dilansir dari KumparanNews. com)

Penyakit jenis Corona saat ini menjadi trending topik di seluruh belahan dunia karena bahaya yang luar biasa dan mematikan sekaligus menakutkan manusia, sedangkan di Indonesia Covid-19 menjadi pusat perhatian pemerintah untuk bagaimana menyikapinya sehingga dapat meminimalisir skala penyebarannya.

Berbagai kebijakan telah diimplementasikan di Indonesia seperti yang kita ketahui saat ini, social distance (jaga jarak sosial), physical distance (jaga jarak individu), hingga saat ini pemerintah Indonesia tengah merencanakan untuk mengimplementasikan skenario New Normal, yakni : Skenario untuk mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

Dibalik kebijakan-kebijakan tersebut, ada harapan yang tertanam dalam sanubari masyarakat, berharap Covid-19 segera usai. Namun, harapan itu hingga hari ini belum terealisasi karena semakin hari semakin banyak kasus baru Covid-19 sampai hari ini pun tak kunjung berhenti.

Ketakutan manusia terhadap Virus Corona ini sangat luar biasa karena bahayanya yang juga luar biasa dan mematikan, dan telah menelan ribuan jiwa di dunia termasuk di Indonesia.

Covid-19 datang bukan hanya sekedar wabah yang merenggut nyawa manusia tetapi ia juga membawa masalah atau dampak susulan setelahnya. Seseorang akan kehilangan mata pencaharian ketika di rumah saja, sedangkan kebutuhan makanan setiap hari terus menipis misalnya.

Lalu, mengapa isu mengenai bencana Covid-19 sangat bernilai dan menarik perhatian khalayak?

Tentu jawaban paling mendasar atas pertanyaan diatas merupakan hadir dari hati dan kepala masyarakat yang merasa terancam dengan persoalan ini. Dari rasa dan kepala orang-orang atau umumnya masyarakat yang tengah dihadapkan oleh pandemi Covid-19, dan dari fakta-fakta atas banyaknya nyawah manusia yang tengah direnggut oleh Corona Virus hingga akhirnya menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Pada situasi dan kondisi semacam ini, selain usaha dari pemerintah untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19, tentu masyarakat atau manusia lain yang notabene belum terinfeksi/ditulari Covid-19 akan timbul suatu reaksi atau stimulus atas kecemasan dan ketakutan mereka tentang COVID-19 yang mana sebagai hasil dari stimulus ini merupakan usaha masyarakat sendiri agar terhindar dari Corona Virus mematikan itu.

Jadi, pada situasi semacam ini pulalah lahir jawaban mengenai “ mengapa isu Covid-19 sngat bernilai dan menarik perhatian khalayak”.

Mulai dari gerakan individu masyarakat untuk melindungi diri sendiri dengan mencari tahu sendiri mengenai apa itu Covid-19, bagaimana proses penyebarannya dan bagaimana cara untuk mengatasinya. Kemudian dengan sendirinya juga lahir suatu kesadaran diri masyarakat atau manusia untuk mengefaluasi diri sebagaimana adanya, merubah sikap yang dulu tidak selalu menjaga kesehatan namun setalah Covid-19 hadir masyarakat atau manusia mulai selalu menjaga kesehatan, membuang sampah pada tempatnya misalnya.

Berangkat dari penjelasan diatas, Covid-19 kemudian menjadi perhatian khalayak karena hampir semua Negara di dunia termasuk di Indonesia dilanda oleh wabah ini dan secara sadar khalayak menyaksikan juga merasakan sendiri atas dampak dari Covid-19, bahkan Covid-19 ini pun menjadi topik paling trending di kalangan masyarakat baik masyarakat nasional maupun internasional.

Semua media, baik itu Tv, Radio, Koran ataupun media online lainnya selalu mengangkat topik mengenai Covid-19 di setiap harinya yang membuat masyarakat semakin takut dan semakin berjaga-jaga. Sedangkan opini publik juga opini yang dibangun oleh media dan status media sosial masyarakat bahkan komunikasi antarpribadi pun dilanda dengan isu mengenai Covid-19.

Hal Ini sangat jarang terjadi dan bukan tidak mungkin dapat menjadi salah satu alasan mengapa isu mengenai Corona Virus sangat menarik perhatian khalayak.

Idealnya, Covid-19 mengubah seluruh tatanan hidup manusia menjadi semakin menyengsarakan yang membuat manusia itu sendiri dengan sendirinya melakukan usaha untuk mengatasinya, sehingga dengan terus menerusnya media menginformasikan terkait penambahan jumlah kasus Covid-19 bahkan hampir tiap hari korban terus bertambah di hampir semua Negara di dunia, maka dengan sendirinya pula topik pembicaraan di kalangan masyarakat hanya berputar pada topik mengenai Covid-19.

Sungguh, realitas tentang Covid-19 tidak sejalan dengan tumpukan harapan masyarakat. Bagaimana mungkin masyarakat melupakan Covid-19 sedangkan kasus Covid-19 sendiri setiap hari terus bertambah dan terus diberitakan di berbagai media di dunia termasuk di Indonesia, dan tentu masyarakat berharap agar wabah ini segera berakhir namun realitasnya bahwasannya seperti yang terjadi hari-hari ini, Covid-19 bahkan tak kunjung berhenti.

Tak bisa di mungkiri lagi atas jawaban dari pertanyaan “mengapa Covid-19 menjadi isu yang sangat bernilai dan menarik perhatian khalayak” yakni, tentu Karena penyebarannya yang sangat luas bahkan hampir di seluruh dunia, juga penularannya yang mematikan dan tidak memandang golongan, presiden, pemuka agama atau siapapun dapat ditulari Covid-19 ini, juga tatanan hidup manusia yang juga berubah dengan semakin menyengsarahkan atas dampak dari Covid-19 itu sendiri.

Vatalnya, dampak dari Covid-19 ini merujuk di segala sisi kehidupan manusia, bahkan dari segala sektor sistem suatu Negara.

Covid-19 juga dengan sangat cepat, melalui bahayanya yang menakutkan sekaligus mematikan dapat menghipnotis pikiran dan perasaan manusia untuk kembali sadar sembari mengefaluasi diri untuk hidup yang lebih baik dan lebih sehat lagi kedepannya. Sehingga dari prespektif ini dapat kita sikpulkan bahwa Covid-19 bukan hanya membawa penyakit tetapi juga membawa ilmu kesehatan juga pelajaran hidup untuk manusia.

Mari kita menelisik secara de facto data mengenai kasus Covid-19 di dunia dan di Indonesia hari ini!

Dilansir dari Kompas.com, Jumlah pasien terinfeksi Corona di dunia, hingga Rabu (10/9/2020) pukul 17.31 WIB adalah 7.342.779 kasu.

Artinya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, ada penambahan 127 ribu kasus.

Pasalnya, pada selasa (9/6/2020) pukul 15.49 WIB, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di dunia adalah 7.215.514 kasus.

Dari 7,3 juta orang yang positif terinfeksi Covid-19, 414.126 pasien meninggal dunia dan 3.620.189 dinyatakan sembuh. Sedangkan Negara di seluruh dunia yang telah melaporkan Covid-19 terdapat 213 Negara.

Perkembangan Covid-19 di Indonesia

Indonesia kembali mencatat penambahan kasus tertinggi Covid-19 dalam sehari, berdasarkan data yang di umumkan pemerintah pada Rabu (10/6/2020).

Dalam 24 jam terakhir, tercatat ada penambahan 1.241 pasien positif Covid-19.

Angka ini merupakan jumlah kasus baru tertinggi dalam sehari, sejak kasus pertama di umumkan pada 2 Maret 2020.

Dari data tersebut, kita mengetahui bagaimana Covid-19 menyebar dan menjadi suatu hal yang mematikan sekaligus menakutkan.

Berangkat dari data ini pula dapat menjadi suatu alasan atas pertanyaan mengenai topik Covid-19 yang menjadi pusat perhatian khalayak karena wilayah atau skala penyebarannya yang menggelobal.

Bayangkan Corona Virus tengah merenggut ribuan manusia yang hidup di dunia ini, lalu bagaimana mungkin tidak menjadi suatu hal yang bernilai dan menarik perhatian khalayak.

Konsekuensi dari Corona juga telah merujuk kepada segala sisi kehidupan manusia yang membuat semakin banyak pula prespektif yang dibangun manusia tentang isu Covid-19 mematikan itu sehingga topik Covid-19 menjadi hal yang lumrah di ruang publik dan di segala sisi kehidupan masyarakat, sampai kemudian manusia menjadikan itu sebagai budaya atau kebenaran yang mesti di sikapi dengan berbagai usaha.

Maka benarlah atas apa yang dikatakan Joseph Goebbels, filsuf asal Jerman: sesuatu yang dilakukan berulang-ulang bisa berubah menjadi seolah-olah budaya atau kebenaran.

Secara umum, itulah mengapa isu mengenai pandemic Covid-19 sangat bernilai dan menarik perhatian khalayak. (*)

Facebook Comments
Banner-Top
Terkait lainnya
Banner-Top